Senin, 1 Juni 2026

Pemprov Maluku

Pattimura International Big Fight 2026, Gubernur Optimis Lahir Juara Tinju Dunia dari Maluku

Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, hadir langsung dan memberikan sambutan resmi dalam pembukaan ajang bergengsi tersebut.

Tayang:
Penulis: Maula Pelu | Editor: Mesya Marasabessy
Pemprov Maluku
PETINJU MALUKU - Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa bersama dengan Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur G. Watubun, dalam acara Pattimura International Big Fight 2026 resmi digelar di Studio Utama TVRI Pusat, Senayan, Jakarta, Jumat (29/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Ajang tinju profesional internasional Pattimura International Big Fight 2026 resmi digelar di Studio Utama TVRI Pusat, Senayan, Jakarta, Jumat (29/5/2026).
  • Kegiatan yang mempertemukan para petinju profesional tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat pembinaan atlet sekaligus memperkenalkan potensi olahraga tinju Maluku ke tingkat nasional maupun internasional.
  • Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, hadir langsung dan memberikan sambutan resmi dalam pembukaan ajang bergengsi tersebut. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Ajang tinju profesional internasional Pattimura International Big Fight 2026 resmi digelar di Studio Utama TVRI Pusat, Senayan, Jakarta, Jumat (29/5/2026).

Kegiatan yang mempertemukan para petinju profesional tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat pembinaan atlet sekaligus memperkenalkan potensi olahraga tinju Maluku ke tingkat nasional maupun internasional.

Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, hadir langsung dan memberikan sambutan resmi dalam pembukaan ajang bergengsi tersebut. 

Dalam sambutannya, Lewerissa menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan penyelenggaraan Pattimura International Big Fight 2026, mulai dari Maluku Barat Daya Promotion, Federasi Tinju Profesional Indonesia (FTPI), Kerukunan Keluarga Besar Masyarakat Maluku (KKBMM), Angkatan Muda Pattimura, hingga para sponsor dan pendukung kegiatan. 

“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Maluku, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Maluku Barat Daya Promotion, FTPI Pusat, KKBMM, dan Angkatan Muda Pattimura, serta semua pihak yang telah menginisiasi pelaksanaan agenda ini hingga dapat berjalan dengan baik,” ujar Lewerissa.

Menurutnya, penyelenggaraan ajang tinju profesional berskala internasional tersebut menjadi bukti mata sinergi berbagai pihak dalam mendorong kemajuan olahraga tinju Indonesia, khususnya Maluku. 

Dengan harapan, kehadiran Pattimura International Big Fight 2026 mampu membuka jalan lebih luas bagi petinju-petinju Maluku untuk menembus level nasional hingga internasional 

“Semoga dengan kolaborasi yang luar biasa ini, harapan kita semua pencinta olahraga tinju dapat membawa semangat perjuangan atlet Maluku ke pentas nasional dan internasional melalui dunia olahraga dapat dicapai dengan baik,” katanya.

Baca juga: Festival Ketupat di Dusun Talaga Kodok, Pemprov: Lestarikan Identitas Lokal

Baca juga: Piala Dunia 2026, Rovik Afifuddin: Akan Lahir Juara Dunia Baru dan itu adalah Belanda

Lebih lanjut, Gubernur menegaskan bahwa penggunaan nama Pattimura dalam ajang tersebut memiliki makna yang sangat mendalam bagi masyarakat Maluku. 

Menurutnya, Pattimura bukan hanya simbol kepahlawanan nasional, tetapi merepresentasikan keberanian, ketangguhan, dan harga diri masyarakat Maluku yang tercermin dalam karakter para petinju di atas ring. 

“Nama Pattimura bukan sekadar identitas sebagai pahlawan nasional semata, tapi lebih dari itu adalah wujud jati diri dan simbol keberanian, ketangguhan, serta harga diri orang Maluku,” tegasnya.

Lewerissa menilai semangat perjuangan Kapitan Pattimura dapat terlihat dari para petinju yang bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan mental juang yang kuat.

“Di atas ring tinju yang spektakuler ini, kita akan melihat manifestasi dari semangat Pattimura-Pattimura muda. Mereka bertarung bukan dengan amarah, melainkan dengan sportivitas, disiplin tinggi, dan mental baja demi mengukir prestasi,” ungkap Gubernur.

Ia juga menegaskan bahwa Maluku selama ini tidak pernah kekurangan talenta di cabang olahraga tinju. Karena itu, kompetisi profesional seperti Pattimura International Big Fight dinilai sangat penting untuk memberikan ruang pembinaan dan pengalaman bertanding bagi para atlet potensial. 

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved