Sabtu, 23 Mei 2026

Jalan Rusak

Jalan Rusak di Negeri Hatu Kian Parah, Warga Resah: Sudah Bertahun-tahun Tak Diperbaiki

Kondisi ruas jalan yang berada di kawasan pesisir itu kini kian parah akibat abrasi pantai yang terus menggerus badan jalan.

Tayang:
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com
JALAN RUSAK - Kerusakan jalan di Negeri Hatu, Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah semakin memprihatinkan, Jumat (22/5/2026). Tampak sejumlah titik jalan tampak berlubang dan dipenuhi genangan air. 

Ringkasan Berita:
  • Kerusakan jalan di Negeri Hatu, Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah semakin memprihatinkan, Jumat (22/5/2026).
  • Abrasi pantai terus menggerus badan jalan.
  • Warga mengaku, kerusakan tidak juga diperbaiki dinas terkait.

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Kerusakan jalan di Negeri Hatu, Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah semakin memprihatinkan, Jumat (22/5/2026).

Kondisi ruas jalan yang berada di kawasan pesisir itu kini kian parah akibat abrasi pantai yang terus menggerus badan jalan.

Pantauan TribunAmbon.com di lokasi, sejumlah titik jalan tampak berlubang dan dipenuhi genangan air. 

Talud penahan ombak yang sebelumnya dibangun untuk melindungi badan jalan juga terlihat rusak parah.

Akibatnya, pengendara roda dua maupun roda empat perlu ekstra berhati-hati saat melintas, terutama pada malam hari.

Selain kondisi jalan yang rusak, minimnya penerangan jalan turut memperburuk situasi. 

Baca juga: Selebgram Ambon Diduga Selingkuh: Suami Gerebek di Warung Kaki Lima, ZW Dipukul hingga Baju Sobek

Baca juga: Mayoritas Penduduk Maluku Bekerja sebagai Buruh pada Februari 2026, Capai 31,89 Persen

Di kawasan tersebut belum tersedia lampu jalan, sehingga pengendara kesulitan melihat lubang maupun badan jalan yang amblas ketika malam tiba.

Warga mengaku khawatir jika kerusakan terus dibiarkan tanpa penanganan serius dari pemerintah. 

Pasalnya, ruas jalan tersebut merupakan akses penting yang digunakan masyarakat setiap hari.

Sebelumnya, pemerintah diketahui hanya melakukan penimbunan pada bagian jalan yang amblas. 

Namun langkah itu dinilai belum efektif karena kerusakan kembali terjadi setelah diterjang ombak dan hujan.

Hingga kini, talud penahan ombak yang rusak belum juga diperbaiki. Selain itu, kondisi jalan di lokasi tersebut juga belum diaspal secara menyeluruh.

Salah seorang warga Negeri Hatu, Rogas Hehalatu, mengaku masyarakat sudah lama resah dengan kondisi akses jalan tersebut.

“Sebagai masyarakat kita resah karena akses jalan tidak bagus,” kata Rogas kepada TribunAmbon.com, Jumat (22/5/2026).

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved