Ambon Hari Ini
BPBD Ambon Bergerak, Pohon Rawan Tumbang di Waringin–Talake Dipangkas
BPBD Ambon pangkas pohon besar di ruas Waringin–Talake untuk cegah pohon tumbang
Penulis: Novanda Halirat | Editor: Ode Alfin Risanto
Ringkasan Berita:
- BPBD Ambon pangkas pohon besar di ruas Waringin–Talake untuk cegah pohon tumbang
- Sudah 7 pohon dievakuasi dalam 4 hari, 6 lainnya segera ditangani
- Warga diimbau ikut jaga lingkungan dan bersihkan saluran air cegah banjir
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon melakukan pemotongan dan pemangkasan pohon di sejumlah ruas jalan dalam wilayah Kota Ambon.
Pemangkasan menyasar pohon-pohon berukuran besar di kawasan Waringin hingga Talake, sebagai upaya mengantisipasi potensi pohon tumbang yang dapat membahayakan pengguna jalan.
Kegiatan ini melibatkan 21 personel gabungan dari BPBD, Dinas PUPR, dan PU Kota Ambon. Hingga hari keempat pelaksanaan, sebanyak tujuh pohon telah berhasil dievakuasi, sementara enam pohon lainnya masih menunggu proses penanganan. Total terdapat 13 pohon yang menjadi kewenangan BPBD dalam kegiatan ini.
Baca juga: Kuasa Hukum Klaim Terdakwa Berulang Kali Minta Maaf, Keluarga Korban: Tak Pernah Dijenguk
Baca juga: Dugaan Korupsi Proyek Jalan Namlea - Bara, Kejati Maluku Periksa Kacab Askrindo
Berdasarkan pantauan TribunAmbon.com, Jumat (8/5/2026), sejumlah petugas terlihat melakukan pemotongan pohon menggunakan peralatan khusus guna mempercepat proses pengerjaan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Ambon, Novita Berhitu, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap potensi bencana, khususnya pohon tumbang di area jalan.
Ia menambahkan, sebelum pelaksanaan, pihaknya telah melakukan koordinasi bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Ambon untuk pembagian wilayah kerja.
“Kami sudah berkoordinasi dengan DLHP dan Damkar untuk melakukan pemotongan serta pemangkasan pohon yang berpotensi membahayakan,” ujarnya saat diwawancarai.
Novita menegaskan, kegiatan ini akan terus dilanjutkan hingga seluruh titik rawan selesai ditangani.
Ia juga mengajak masyarakat untuk turut berperan dalam upaya pencegahan bencana dengan menjaga lingkungan, termasuk menata pohon yang berpotensi membahayakan.
“Penanganan bencana adalah tanggung jawab bersama. Masyarakat diharapkan dapat bersinergi dengan pemerintah dalam menyikapi potensi bencana,” tambahnya.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk rutin membersihkan saluran air dari sampah dan endapan lumpur guna mencegah genangan air dan banjir.(*)
| Kasus Penikaman Mahasiswa Unpatti Berakhir Damai, Restorative Justice Ditempuh |
|
|---|
| Genangan Air Hingga Sampah tutupi Jalan Nona Saar Sopacua - Wainitu, Warga Sebut Kerap Terjadi |
|
|---|
| Propam Polda Maluku Sosialisasikan QR Code Pengaduan tuk Kader AMGPM Bethesda |
|
|---|
| Kecelakaan Tunggal di Pusat Kota Ambon, Motor Scoopy Masuk Lubang Selokan Perempatan Amboina |
|
|---|
| Tak Kantongi Izin, 15 Lapak di Jalan Ir. Putuhena Ambon di Bongkar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Pangkas-tumbang.jpg)