Ambon Hari Ini
Sekolah Lansia di Dusun Seri, Negeri Urimessing-Kota Ambon Resmi Diluncurkan, Diikuti 30 Peserta
Pembukaan ini berlangsung khidmat dan diikuti 30 peserta lansia dari berbagai kalangan yang hadir menggunakan baju cele dan kain merah.
Penulis: Novanda Halirat | Editor: Mesya Marasabessy
Ringkasan Berita:
- Sekolah Lansia Bina Keluarga Lansia (BKL) Elim di Dusun Seri, Negeri Urimessing, Kota Ambon diluncurkan, pada Selasa (28/4/2026).
- Pembentukan sekolah ini merupakan nomor tiga di Kota Ambon setelah di Hutumuri dan OSM.
- Pembukaan ini berlangsung khidmat dan diikuti 30 peserta lansia dari berbagai kalangan yang hadir menggunakan baju cele dan kain merah.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM- Sekolah Lansia Bina Keluarga Lansia (BKL) Elim di Dusun Seri, Negeri Urimessing, Kota Ambon diluncurkan, pada Selasa (28/4/2026).
Pembentukan sekolah ini merupakan nomor tiga di Kota Ambon setelah di Hutumuri dan OSM.
Pembukaan ini berlangsung khidmat dan diikuti 30 peserta lansia dari berbagai kalangan yang hadir menggunakan baju cele dan kain merah.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kota Ambon, Welly Patty, menyampaikan program Sekolah Lansia merupakan langkah strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat lanjut usia.
Menurutnya, peningkatan kesejahteraan lansia masih menghadapi berbagai tantangan.
Baca juga: Pemda dan Kejari Sepakat, Penganut Kepercayaan di Maluku Tengah Dijamin Perlindungan Hukum
Baca juga: Kolaborasi Pemerintah dan Akademik, Wali Kota: Perkuat Sistem Hukum Dengan Nilai Keadilan
Seperti penurunan produktivitas, kesehatan hingga masalah sosial seperti kesepian dan perasaan tidak produktif.
Sehingga sekolah ini diwujudkan sebagai program penguatan kesehatan fisik, mental dan dan penguatan berbagai aspek seperti ekonomi, sosial dan budaya.
“Karena itu, diperlukan langkah konkret dan berkelanjutan untuk mewujudkan kehidupan lansia yang lebih bermartabat, baik melalui peningkatan kesehatan fisik dan mental, maupun penguatan aspek ekonomi, sosial, dan budaya,” ujarnya.
Dengan adanya tantangan itu, maka pembentukan sekolah lansia pun dilakukan sebagai wadah pendidikan non formal.
Program ini tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga menjadi ruang berbagi informasi dan pelatihan keterampilan.
“Materi yang diberikan mencakup kesehatan, sosial budaya, hingga pengembangan keterampilan praktis, sehingga lansia dapat hidup lebih sehat, mandiri, dan sejahtera,” jelasnya.
Selain itu, Sekolah Lansia juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia lanjut usia agar tetap tangguh, mandiri, dan produktif dalam kehidupan sehari-hari.
Seluruh rangkaian kegiatan launching, berjalan dengan baik dan didukung oleh anggaran yang telah dialokasikan sesuai kebutuhan program.
Dengan hadirnya Sekolah Lansia BKL Elim, diharapkan upaya peningkatan kualitas hidup lansia di Kota Ambon dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan memberikan dampak nyata di tengah masyarakat. (*)
| Sial! Baru Pertama Kali Beli Sabu, Mahasiswa Ambon Diciduk Polisi di Hunuth |
|
|---|
| TPS Terbakar di Batu Merah, Wali Kota Ambon Tegaskan: Bukan Tempat Membakar Sampah |
|
|---|
| Ini Poin Tuntutan Sopir Angkot ke Dishub Maluku Soal Penataan AKDP |
|
|---|
| Puluhan Sopir Angkot Demo Dishub Maluku, Tuntut Penataan AKDP |
|
|---|
| Dalih Ayah Dirawat di RS Manokwari Terbukti Bohong, Jefri Disebut Akui Menipu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/murid-lansia.jpg)