Rabu, 15 April 2026

Pemprov Maluku

Target 100 Persen Data Sektoral Dikejar, Kominfo Maluku Dorong Integrasi Lawamena Satu Data

Mewakili Gubernur Maluku  Hendrik Lewerissa, Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Kominfo Provinsi Maluku, Titus F. L. Renwarin. 

Penulis: Maula Pelu | Editor: Mesya Marasabessy
Pemprov Maluku
PEMPROV MALUKU - Kepala Dinas Kominfo Provinsi Maluku, Titus F. L. Renwarin, bersama dengan Perwakilan Bappeda Provinsi Maluku, Pejabat Lingkup Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Maluku, Indradi Widyanto Data & Analytic Manager SKALA Pusat, Tim Ahli SKALA Maluku, Widya Setyanto Tenaga Ahli SKALA Pusat, Suryo Adhy Chandra Tenaga Ahli SKALA Pusat, dalam acara Workshop Ujicoba Interoperabilitas Lawamena Satu Data Maluku berlangsung di Hotel Swiss-Belhotel Ambon. Rabu (15/04/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Provinsi Maluku mulai mempercepat integrasi data lintas sektor dengan menargetkan kesiapan data sektoral mencapai 100 persen pada pertengahan April 2026. 
  • Langkah ini diuji melalui Workshop Ujicoba Interoperabilitas Lawamena Satu Data Maluku dengan Pelita SPDN yang digelar Dinas Kominfo Provinsi Maluku bekerja sama dengan Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar (SKALA) Maluku, berlangsung selama dua hari, 15–16 April 2026, di Hotel Swiss-Belhotel Ambon.

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pemerintah Provinsi Maluku mulai mempercepat integrasi data lintas sektor dengan menargetkan kesiapan data sektoral mencapai 100 persen pada pertengahan April 2026. 

Langkah ini diuji melalui Workshop Ujicoba Interoperabilitas Lawamena Satu Data Maluku dengan Pelita SPDN yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Maluku bekerja sama dengan Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar (SKALA) Maluku, berlangsung selama dua hari, 15–16 April 2026, di Hotel Swiss-Belhotel Ambon, Rabu (15/04/2026).

Mewakili Gubernur Maluku  Hendrik Lewerissa, Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Kominfo Provinsi Maluku, Titus F. L. Renwarin. 

Dalam sambutan ditegaskan, fokus utama saat ini bukan lagi sekedar membangun sistem, tetapi memastikan data benar-benar siap pakai dan terintegrasi. 

“Ini bukan sekadar keterhubungan sistem, tetapi bagaimana data dapat dimanfaatkan secara luas dan memberikan kemudahan bagi masyarakat serta pemangku kepentingan,” ujarnya.

Baca juga: Nakes di Malteng Akui Terima Gaji PPPK Paruh Waktu Senilai Rp 500 Ribu

Baca juga: Komisi III DPRD SBT Soroti Distribusi Obat, Kadis Kesehatan Akui Ada yang Mendekati Kedaluwarsa

Menurutnya, tantangan utama yang dihadapi adalah memastikan keseragaman data, kelengkapan metadata, serta kejelasan jenis data yang akan diintegrasikan ke dalam platform Pelita SPDN dan portal Lawamena Satu Data Maluku. 

“Kita perlu memastikan data apa saja yang akan diintegrasikan, serta bagaimana integrasinya dengan portal Satu Data Maluku yang kita kenal sebagai Lawamena Satu Data Maluku,” ungkapnya.

Ia menekankan, tanpa kejelasan struktur dan standar, integrasi hanya akan menjadi formalitas tanpa dampak nyata. 

Karen itu, peran Kominfo sebagai walidata bersama Bappeda menjadi krusial dalam mengawal kualitas dan ketersediaan data sektoral di seluruh Kabupaten atau Kota di Maluku. 

Di sisi lain, dukungan Badan Pusat Statistik juga dinilai penting untuk menjaga standar data dan prinsip interoperabilitas agar tetap konsisten. 

Renwarin juga mengingatkan bahwa kesiapan teknis portal menjadi faktor penentu sebelum peluncuran resmi dilakukan. 

 “Harapan kita, pada saat peluncuran nanti, portal ini benar-benar siap dan dapat menunjukkan kualitas yang baik kepada publik,” tambahnya.

Sebagai langkah uji kesiapan, Pemerintah Provinsi Maluku berencana simulasi langsung di hadapan Gubernur, termasuk melalui perangkat pribadi guna memastikan sistem berjalan optimal dalam kondisi nyata. 

Melalui uji interoperabilitas ini, Pemprov Maluku ingin memastikan integrasi data tidak berhenti pada konsep, tetapi benar-benar menjadi pondasi pengambilan kebijakan berbasis data di daerah. 

Acara ini dihadiri oleh Perwakilan Bappeda Provinsi Maluku, Pejabat Lingkup Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Maluku, Indradi Widyanto Data & Analytic Manager SKALA Pusat, Tim Ahli SKALA Maluku, Widya Setyanto Tenaga Ahli SKALA Pusat, Suryo Adhy Chandra Tenaga Ahli SKALA Pusat dan peserta workshop. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved