Ambon Hari Ini
Polisi Lidik Penemuan Jasad Bayi di Kantong Plastik Tempat Sampah Passo Ambon
Jasad bayi yang tak berdosa itu ditemukan dua pekerja pengangkutan sampah, sekitar pukul 06.00 WIT, pada Minggu (24/8/2025).
Penulis: Maula Pelu | Editor: Mesya Marasabessy
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Tim Polsek Baguala, sementara menyelidiki penemuan mayat bayi perempuan yang terbungkus kantong kresek berwarna hitam, di tempat sampah pada kawasan Desa Passo, Kota Ambon.
Jasad bayi yang tak berdosa itu ditemukan dua pekerja pengangkutan sampah, sekitar pukul 06.00 WIT, pada Minggu (24/8/2025).
Terlihat dari foto yang diterima, bayi itu dikelilingi berbagai sampah warga.
Kondisi bayi saat ditemukan, masih tersambung dengan tali pusar beserta ari-arinya.
“Tadi dapat informasi awal langsung kami tindak lanjuti. Tim Kami akan lakukan upaya penyelidikan lanjutan dan berkordinasi dengan sat reskrim,” ungkap Kapolsek Baguala, Reza Ardiansyah saat dikonfirmasi TribunAmbon.com, siang tadi.
Baca juga: Polemik Banda Heritage Festival: Surat Sekda Malteng Picu Kecaman Dianggap Anarkis dan Otoriter
Lebih lanjut, pihaknya telah turun langsung ke TKP, meminta keterangan saksi yang berada ditempat kejadian, berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Desa Passo, dan berbagai pihak lainnya.
“Tadi dapat informasi awal langsung kami tindak lanjuti,” ujarnya.
Baca juga: Sampah di Bibir Pantai Kota Bula Kian Bertambah, Warga Soroti Kinerja DLH SBT
Diberitakan, penemuan mayat bayi oleh dua orang pekerja pengangkut sampah, yakni Aldo Diponegoro (28) dan Stevi Ukubun (36).
Dari keterangan, mereka sementara pengangkutan sampah dan menemukan sosok bayi itu di dalam kantung plastik.
Kejadian itu langsung segera dilaporkan ke Polsek Baguala.
Kini jasad bayi telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan Visum et Repertum. (*)
| Fenomena Lompat di Jembatan Merah Putih Ambon Meningkat, Psikolog Jelaskan Pemicu dan Pencegahan |
|
|---|
| Hadiri Peringatan Hardiknas di Ambon, Kapolda Maluku Dukung Penguatan Pendidikan Generasi Unggul |
|
|---|
| Kejati Maluku Dalami Dugaan Korupsi Proyek Jalan Rp. 14,46 Miliar di Buru, 3 Saksi Swasta Mangkir |
|
|---|
| Terungkap Motif Mahasiswa Unpatti Lompat dari JMP Ambon, Dipicu Masalah Keluarga dan Tekanan Mental |
|
|---|
| Pembangunan Pastori I GPM Imanuel Karang Panjang Dimulai, Dorong Penguatan Pelayanan Jemaat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/jasad-bayi-passo.jpg)