HUT RI ke 80
HUT ke-80 Republik Indonesia, Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Maluku
Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, kegiatan ini menjadi simbol persatuan dan komitmen menjaga kekayaan .
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Ode Alfin Risanto
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap bahari ditunjukkan secara unik oleh Kodam XV/Pattimura.
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, upacara pengibaran bendera Merah Putih digelar di kedalaman laut Pantai Batu Kuda, Desa Tulehu, Kabupaten Maluku Tengah, Minggu (17/8/2025).
Dipimpin langsung oleh Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, kegiatan ini menjadi simbol persatuan dan komitmen menjaga kekayaan maritim Indonesia, khususnya di Maluku.
Dalam sambutannya, Mayjen Putranto menegaskan bahwa upacara bawah laut ini lebih dari sekadar seremoni.
"Bangsa kita adalah bangsa maritim dan laut adalah masa depan kita," ujarnya.
Baca juga: Niat Kabur dari Proses Hukum Video Viral Siswi SMA, VL Kini Mendekam di Rutan Polda Maluku
Baca juga: Meriahkan HUT ke-80 RI, Forum Komunitas Motor Satu Tali Gas Gelar Touring di Ambon
Ia menekankan bahwa pengibaran bendera dari puncak gunung hingga ke kedalaman laut adalah simbol nyata bahwa Indonesia siap menjaga dan melestarikan kekayaan lautnya.
"Ini adalah simbol persatuan dan kebanggaan, bahwa kita siap menjaga dan melestarikan kekayaan laut Indonesia,” tegas Pangdam.
Acara ini juga menjadi ajang refleksi akan pentingnya menjaga laut sebagai warisan leluhur dan titipan untuk generasi mendatang.
Pangdam mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk TNI-Polri dan pemerintah daerah, untuk terus bersinergi membangun Maluku yang aman, damai, dan sejahtera.
Upacara pengibaran bendera yang berlangsung khidmat ini melibatkan tim penyelam terlatih dari berbagai instansi.
Mereka terdiri dari anggota Kodam XV/Pattimura, Lantamal IX Ambon, Lanud Pattimura, Polda Maluku, Basarnas Maluku, serta perwakilan organisasi seperti Persit Kartika Chandra Kirana, Jalasenastri, dan PIA Ardhya Garini.
Sebelum menyelam, seluruh tim melakukan doa bersama dan menerima bendera Merah Putih secara simbolis dari Pangdam, menandai dimulainya upacara.
"Mari kita jaga laut, jaga Maluku, dan jaga Indonesia. Dari Tulehu untuk Nusantara, kita tunjukkan bahwa Merah Putih akan selalu berkibar,” tutup Pangdam.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat penting, antara lain Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Walikota Ambon Drs. Bodewin M. Wattimena, dan Kapolda Maluku Drs. Eddy Sumitro Tambunan.
Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap inisiatif yang memperkuat semangat kebangsaan dan pelestarian lingkungan bahari.(*)
| Ayah Paskibraka Misel Terharu Lihat Anaknya Sukses Bawa Baki di Penurunan Bendera |
|
|---|
| 80 Tahun Indonesia Merdeka: Refleksi Kritis dari Tanah Maluku, Sudahkah Kemerdekaan Merata? |
|
|---|
| Profil Putri Kumairah Tuhulele, Pembawa Baki di Upacara HUT ke-80 RI di Provinsi Maluku |
|
|---|
| Merah Putih Sukses Berkibar di Langit Maluku: Tangis Putri Pembawa Baki Pecah di Pundak Ayah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Upacara-laut-egh.jpg)