Senin, 18 Mei 2026

Uang Piutang

Prajurit Pomdam Pattimura Terlilit Utang Akibat Judi Online, Mantan Kekasih Merasa Ditipu

Seorang anggota Kowal, Serda TAR, menagih utang belasan juta rupiah kepada mantan kekasihnya, Serda Robert Febisila Utomo

Tayang:
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
Serda TAR
TNI TERLIBAT JUDOL - Seorang anggota Kowal, Serda TAR, menagih utang belasan juta rupiah kepada mantan kekasihnya, Serda Robert Febisila Utomo, anggota Polisi Militer (Ditpom) Kodam XV/Pattimura. Uang pinjaman tersebut ternyata digunakan Robert untuk menutupi kerugian akibat kecanduan judi online. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Skandal judi online kembali mencoreng institusi TNI. 

Seorang anggota Kowal, Serda TAR, menagih utang belasan juta rupiah kepada mantan kekasihnya, Serda Robert Febisila Utomo, anggota Polisi Militer (Ditpom) Kodam XV/Pattimura. 

Uang pinjaman tersebut ternyata digunakan Robert untuk menutupi kerugian akibat kecanduan judi online yang telah merusak karier dan kehidupannya.

Utang Belasan Juta untuk Menutupi Judi Online
Hubungan asmara Serda TAR dan Serda Robert yang kandas pada akhir 2024 ternyata tidak mengakhiri komunikasi di antara mereka.

Pada pertengahan Juli 2025, Robert meminjam uang sebesar Rp12,5 juta kepada Serda TAR. 

Bahkan, Rp5 juta dari jumlah tersebut adalah uang milik orang tua Serda TAR.

"Saya pinjamkan dia Rp 12.5 juta. Saya bilang, Rp. 5 juta dari jumlah itu milik orang tua saya," jelas Serda TAR saat diwawancarai TribunAmbon.com, Jumat (8/8/2025).

Belakangan, Serda TAR menemukan fakta bahwa uang tersebut digunakan Robert untuk menutupi utang akibat judi online

Robert, yang sebelumnya dipercaya memegang uang dinas sebesar Rp. 40 juta, telah menggunakan Rp. 20 juta di antaranya untuk berjudi.

Perbuatannya ini membuatnya dikenai sanksi berat dari kesatuannya, yaitu penundaan pangkat satu periode.

Janji Palsu dan Dampak Kerugian
Sejak masalah utang judi online ini terungkap, Serda TAR terus-menerus menagih janji Robert untuk melunasi utangnya. 

Namun, Robert hanya memberikan janji tanpa kepastian. 

Berbagai upaya yang dijanjikan, mulai dari pinjaman di kantor hingga di Bank BRI, semuanya gagal. 

Serda TAR mengaku sudah tiga kali mendatangi kantor Robert di Pomdam XV/Pattimura, tetapi tidak ada solusi yang pasti.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved