SMA Kristen YPKPM
Buka Tahun Ajaran Baru 2025/2026 Ratusan Siswa SMA Kristen YPKPM Ambon Panjatkan Doa
Ibadah tersebut dihadiri oleh para guru, pegawai, siswa, serta orang tua siswa sebagai bentuk sinergi
Penulis: Ummi Dalila Temarwut | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan Tribun Ambon.com Ummi Dalila Temarwut
AMBON,TRIBUNAMBON.COM - Membuka tahun pelajaran 2025/2026, SMA Kristen YPKPM Ambon menggelar ibadah bersama yang berlangsung khidmat di Gedung Gereja Yosepkam, Senin (21/07/2025).
Ibadah tersebut dihadiri oleh para guru, pegawai, siswa, serta orang tua siswa sebagai bentuk sinergi dalam membangun ekosistem pendidikan yang kuat dan berlandaskan iman.
Kepala Sekolah SMA Kristen YPKPM Ambon, Donald W. Dias, menegaskan bahwa sebagai sekolah berbasis Kristen, pihaknya meyakini pentingnya mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah awal pendidikan.
“Ibadah ini bukan hanya simbolis, tetapi menjadi bentuk penyerahan diri dan penyatuan hati sebelum kami menjalankan tanggung jawab dan tugas sepanjang tahun pelajaran ini,” jelasnya pada Tribun Ambon.com saat diwawancarai.
Lebih lanjut, partisipasi orang tua dalam ibadah pembukaan ini juga dinilai sebagai bagian penting dari sistem pendukung pendidikan.
“Membangun ekosistem pendidikan yang sehat tidak hanya melibatkan guru dan siswa, tetapi juga peran aktif orang tua,” imbuhnya.
Tahun ini, SMA Kristen YPKPM Ambon mencatat peningkatan signifikan dalam jumlah peserta didik baru.
Baca juga: Darman Minta Pegawai yang Lolos P3K Jalur Bodong Dipecat Secara Tidak Terhormat
Baca juga: Demo di Kanwil Kemenag Maluku, La Darman Duga Ada Kecurangan dalam Seleksi P3K di Buru
Tercatat sebanyak 148 siswa baru telah terdaftar, meningkat dari 96 siswa pada tahun sebelumnya.
Kenaikan jumlah siswa ini mencerminkan kepercayaan masyarakat yang semakin tinggi terhadap kualitas pendidikan yang ditawarkan sekolah ini.
Selain memperkuat fondasi spiritual, SMA Kristen YPKPM Ambon juga terus berkomitmen pada inovasi dan perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan.
“Kami tetap konsisten mempertahankan sistem digitalisasi sekolah sebagai bagian dari pengembangan kualitas pembelajaran,” tambahnya.
Untuk tahun ajaran baru ini, sekolah telah menjalin kerja sama dalam bidang coding dan artificial intelligence (AI), khususnya dalam bentuk robotik edukasi.
Program ini akan menjadi bagian dari kurikulum pengembangan minat dan bakat siswa, seiring dengan tuntutan era teknologi yang semakin pesat.
“Kami ingin membimbing siswa agar tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan masa depan yang serba digital. Anak-anak semakin tertarik saat mereka diberi ruang untuk berkreasi dan mengeksplorasi potensi mereka dalam bidang teknologi,” tutupnya.
Dengan perpaduan nilai spiritual, dukungan keluarga, dan inovasi teknologi, SMA Kristen YPKPM Ambon menatap tahun pelajaran baru dengan optimisme dan semangat perubahan. (*)