Rabu, 20 Mei 2026

SBT Hari Ini

Cuaca Buruk, Warga di Bantaran Sungai Wailola Cemas Air Meluap

Warga di bantaran Sungai Wailola, Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) cemas jika sungai meluap.

Tayang:
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Mesya Marasabessy
Haliyudin Ulima
SUNGAI WAILOLA - Nampak bentaran sungai Wailola kota BULA kabupaten SBT, telah mengikis permukaan tanah hingga ke akses jalan utama, Selasa (8/7/2025). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Haliyudin Ulima

BULA, TRIBUNAMBON.COM - Warga di bantaran Sungai Wailola, Kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) cemas jika sungai meluap.

Kecemasan itu menyusul rumah tempat tinggal mereka yang kerap dilanda banjir saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut, terlebih saat malam hari.

Seperti yang dirasakan Supriadi dan keluarganya, sepanjang hari mereka harus sigap menghadapi cuaca ekstrem disaat orang lain lelap dalam tidur di malam hari, namun tidak dengannya.

"Kalau malam itu tidur tidak tentu tempat, harus bangun setiap malam untuk lihat kondisi air kalau lagi hujan," ujarnya saat diwawancarai TribunAmbon.com, Selasa (8/7/2925).

Baca juga: Waduh! 2 Pelaku Pembunuhan Berencana di Tanimbar Divonis 18 dan 8 Tahun Penjara

Supriadi mengaku, akibat aliran sungai yang kerap mengikis permukaan tanah pada bantaran sungai, rumahnya telah ludes terbawa banjir. 

"Dulu rumah saya masih berjarak beberapa meter dari sungai, tapi perlahan semakin kesini, rumah juga ikut terbawa banjir, awalnya cuman sebagian saja, tapi sekarang sudah terbawah semuanya akibat banjir," bebernya.

Dirinya memastikan, seiring berjalan waktu beberapa rumah dan pekarangan milik warga bakal mengalami nasib serupa seperti yang dirasakannya.

"Kebun yang didepan itu dulu banyak pohon pisang, tapi seiring berjalannya waktu sebagian sudah longsor, dan bisa jadi rumahnya juga ikut kena," lanjutnya.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Provinsi Maluku Rabu 8 Juli: 9 Wilayah Diguyur Hujan, 2 Berawan

Lebih lanjut ditakutkan, jika kondisi tersebut tak kunjung mendapat atensi serius dari pemerintah daerah setempat, dia dan warga sekitar bakal selamanya hidup dalam ketakutan. 

"Kalau tidak ada perhatian otomatis masyarakat disini hidup begini terus, jadi kalau bisa ada perhatian penuh pemerintah sekarang ini, apalagi pemerintahan kali ini yang ingin gerak cepat itu, semoga diperhatikan," tutupnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved