Ambon Hari Ini
Air Genangi Gedung Baru Pasar Mardika, Pedagang Hingga Pengunjung Resah: Drainase Tak Berfungsi
Kini proses hukum tengah berjalan, dan tim kuasa hukum korban pun mengambil langkah serius demi mencari keadilan.
Penulis: Ummi Dalila Temarwut | Editor: Fandi Wattimena
Keluhkan Tidak Adanya Saluran Air di Gedung Pasar Mardika Ambon
Laporan wartawan TribunAmbom.com Ummi Dalila Temarwut
AMBON,TRIBUNAMBON.COM - Gedung baru Pasar Mardika semakin tak terurus, sampah menumpuk hingga berhari-hari dan tak terbersihkan, kemudian taman yang kini berubah menjadi kolam penuh sampah.
Tak hanya di taman depan pasar yang baru diresmikan April 2024 itu, kini air hujan juga mengenangi bagian samping gedung.
Pantauan TribunAmbon.com, genangan yang dipenuhi sampah itu mengeluarkan bau busuk, tak sedikit dari pengunjung pasar yang menutup hidung ketika melintas.
“Sampah sangat banyak dan pecek ini sangat mengganggu aktivitas pedagang dan pembeli karena kotor, kumuh, dan bau busuk,” ungkap Enal, salah seorang pengunjung yang ditemui di lokasi.
Keluhan serupa juga disampaikan oleh para pedagang yang berjualan di dalam gedung. Katanya, saluran pembuangan air di pasar sangat kecil, bahkan tidak tersedia saluran pembuangan lanjutan di luar gedung.
Baca juga: Ini Profil Wakapolda Maluku Brigjen Pol. Imam Thobroni: Berpengalaman di Bidang Polair
Baca juga: Pedagang Pasar Rakyat Bula Minta Pemkab Renovasi Gedung Sebelum Ditempati
Akibatnya, air kotor sering menggenangi area lapak, terlebih di lorong penjualan daging.
“Kalau air jalan,maka genangan air ponu di tempat penjualan daging akhirnya yang membeli merasa jijik dan tidak mau datang,Katong pung jualan jadi seng laku akibat tempat ini terlihat kotor dan bau,” keluh salah satu pedagang daging.
Mereka berharap ada perhatian serius pemerintah agar segera membenahi sistem drainase dan kebersihan di kawasan pasar.
Selain untuk mendukung kenyamanan pengunjung, perbaikan ini juga penting untuk menjaga kesehatan dan kelayakan lingkungan pasar sebagai pusat aktivitas ekonomi rakyat.
"Katong berharap pemerintah bikin saluran air di luar jua biar jang kotor supaya bersih Katong samua senang karena bagini terus ni Katong pung kesehatan terganggu lai akibat malaria" tutupnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.