Poltek Ambon

Menuju Revitalisasi Kampus, Tenaga ahli Kementerian ESDM Jaring Aspirasi di Politeknik Negeri Ambon

Revitalisasi kampus jadi salah satunya dengan target meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan di bidang energi dan sumber daya mineral.

TribunAmbon.com/ Ummi Dalila Temarwut
GENERASI EMAS - Kelas diskusi dan jaringan aspirasi untuk mempersiapkan generasi Emas Muda Migas tuk percepatan pembangunan industri migas,Sabtu(14/06/2025) 

Laporan wartawan Tribun Ambon.com Ummi Dalila Temarwut 

AMBIN.TRIBUNAMBON.COM - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI memastikan kebijakan yang ditelorkan pemerintah sangat pro rakyat.

Revitalisasi kampus jadi salah satunya dengan target meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan di bidang energi dan sumber daya mineral.

Hal itu ditegaskan Tenaga ahli Kementerian ESDM RI bidang percepatan investasi, peningkatan produksi, dan manajemen risiko industri migas, Iksan Kiat usai menjaring aspirasi di kampus Politeknik Negeri Ambon, Sabtu(14/062025).

Dijelaskan, revitalisasi kampus mencakup pengembangan infrastruktur, peningkatan fasilitas, dan penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri. 

Tujuan utama dari revitalisasi ini adalah untuk menghasilkan lulusan yang siap kerja dan mampu berkontribusi dalam pengembangan sektor ESDM. 

Baca juga: Korupsi Rp. 6.6 Miliar Anggaran Perjalanan Dinas di BPKAD, Kejari KKT Eksekusi Empat Terpidana 

Baca juga: Puluhan Penghafal Quran dari 3 Sekolah Muhammadiyah di Maluku Tengah Diwisuda

Menuju tujuan itu, sejumlah tahapan dilangsungkan, seperti konsolidasi digalakan dengan cara berdiskusi dan menjaring informasi hingga aspirasi dari dunia kampus.

“Kebijakan sekarang mengarah ke kebijakan pro rakyat, Jadi kita mulai mengaktifkan kembali kampus-kampus daerah,” ujarnya kepada TribunAmbon.com.

 “Kita akan bangun lintas institusi. Kita mau bangun semacam capacity building agar adik-adik tidak perlu mengeluarkan dana 10 sampai 30 juta hanya untuk mengambil sertifikasi,” imbuhnya.

Diyakininya, program tersebut efektif untuk pengembangan kompetensi bidang tanpa butuh biaya besar.  

“Dengan sistem ini, mereka juga bisa melakukan riset langsung di situ, tanpa harus dikirim ke Amerika atau Jepang,” tambahnya.

Dia pun berharap, kampus ikut mendorong program ESDM guna mewujudkan cita nasional. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved