Penelantaran Anak
Drama Keluarga Vento Batfutu Memanas: Bantah Telantar Anak Tapi Polisikan Putri Kandung
Di tengah sengkarut tudingan penelantaran anak yang dilayangkan mantan istrinya, Asteria Lerebulan, Vento justru melaporkan putri kandungnya sendiri,
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
Laporan dengan nomor STTP/79/V/Ditreskrimsus ini sontak menambah panas bara konflik keluarga yang sedang berkecamuk.
"Kami memasukkan tiga laporan ke Polda Maluku, salah satunya ini. Saya melaporkan Pingkan selaku anak kandung saya ke Ditreskrimsus," ungkap Vento dengan nada serius.
Vento membeberkan akar permasalahan yang membuatnya mengambil langkah drastis ini.
Menurutnya, perselisihan bermula ketika anak-anaknya meminta uang sekitar Februari atau April lalu.
Vento lantas mengarahkan mereka untuk meminta kepada ibu mereka, Asteria, yang baru saja kembali ke Ambon pada Januari 2025 setelah menghilang sejak November 2022.
"Waktu bulan Februari atau April, anak-anak ini minta uang kepada saya, terus saya bilang, minta sama mama dulu. Mama kan baru tiba di Kota Ambon Januari 2025," jelas Vento.
Dengan keyakinan penuh, Vento menyatakan bahwa keputusannya melaporkan sang putri bukan tanpa dasar.
Ia merasa berada di pihak yang benar dan mengklaim memiliki bukti-bukti kuat untuk mendukung laporannya.
"Kita tidak mungkin melapor balik kalau kita merasa di posisi yang lemah. Jadi kenapa kami melapor karena kami tahu kami berada di posisi yang benar dan kami melampirkan bukti-bukti yang jelas," tegasnya.
Vento bahkan menunjukkan kesiapannya jika kasus ini berlanjut hingga ke pengadilan.
"Kalau memang masalah ini sampai di persidangan ya kami jalani saja, karena konsekuensinya memang begitu," ujarnya.
Lebih lanjut, Vento mengungkapkan bahwa pencemaran nama baik yang diduga dilakukan oleh Pingkan terjadi melalui unggahan di akun media sosial Facebook dan TikTok milik sang anak.
"Saya sudah lampirkan bukti-buktinya," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/waputri.jpg)