Jumat, 24 April 2026

Maluku Terkini

Neraca Perdagangan Maluku Defisit Sejak 2024 Akibat Dominasi Impor

Data yang dirilis BPS, tren defisit sudah berlangsung sejak Januari 2024. 

Penulis: Maula Pelu | Editor: Ode Alfin Risanto
Tribunambon/maula
NERACA PERDAGANGAN : Kepala BPS Provinsi Maluku, Maritje Pattiwaellapia, saat menyampaikan peluncuran Berita Resmi Statistik (BRS) Mei 2025, di Aula kantor BPS Provinsi Maluku. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan luar negeri di Provinsi Maluku masih defisit pada Maret 2025. 

Hal ini diakibatkan nilai impor lebih tinggi dibandingkan ekspor sejak awal tahun. Dengan nilai defisit sekitar US$ 31,79 juta  

Nilai tersebut terhitung dari kegiatan ekspor senilai US$ 0,81 juta dan impor senilai US$ 32,60 juta.

“Pada Maret 2025 Maluku melakukan kegiatan ekspor senilai US$ 0,81 juta dan impor senilai US$ 32,60 juta. Ini berarti Maluku mengalami defisit sekitar US$ 31,79 juta pada neraca perdagangan luar negeri,” ungkap Kepala BPS Provinsi Maluku, Maritje Pattiwaellapia, dalam peluncuran berita resmi statistik (BRS) pada Mei 2025. 

Baca juga: Hendrik Lewerissa Pastikan Terbuka untuk Semua Investasi, Namun Harus Akomodir Pekerja Lokal

Baca juga: Bupati Malra Thaher Hanubun Minta Hendrik Lewerissa Coret ASN yang Pindah Tugas Pasca Pilkada 2024

Data yang dirilis BPS, tren defisit sudah berlangsung sejak Januari 2024. 

Defisit terdalam terjadi pada bulan Juli 2024 yang mencapai US$ 68,37 juta.

“Januari sampai dengan Desember 2024, Maluku mengalami defisit sebesar US$ 398,34 juta. Setiap bulan di sepanjang 2024, Maluku selalu mengalami defisit, dan yang terdalam terjadi di bulan Juli 2024 yang mencapai US$ 68,37 juta,” sambungnya. 

Menurutnya, hal ini dikarenakan masih tingginya impor barang dari luar negeri.

Impor barang tersebut didominasi dari sektor migas. 

Di sisi lain, ekspor Maluku pada sektor migas belum mampu mengimbangi besarnya impor migas dari luar negeri. 

Tercatat ekspor migas Maluku selama Januari sampai Desember 2024 hanya sebesar US$ 23,29 juta. 

Sedangkan impor migas dari luar negeri mencapai US$ 445,82 juta.

“Neraca volume perdagangan luar negeri bulan Maret 2025, juga mengalami defisit sebesar 45,85 ribu ton. Hal ini disebabkan karena volume impor Maluku 45,89 ribu ton lebih besar dibandingkan volume ekspor Maluku 0,04 ribu ton,”tutupnya. 

Diketahui Ekspor Maluku Maret 2025 mencapai US$ 0,81 juta atau mengalami penurunan sekitar 86,45 persen dibandingkan Februari 2025, dengan nilai US$ 5,98 juta.

Secara kumulatif Januari sampai Maret 2025 sebesar US$ 11,56 juta. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved