Pemda Malteng
Guru di Pulau Banda dan Serut Sedikit, Pemda Upayakan Pemerataan Distribusi Guru
Terkhusus di daerah Seram Utara, keterbatasan guru di beberapa negeri pegunungan masih menjadi PR besar bagi pemerintah daerah.
Penulis: Silmi Sirati Suailo | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo
MASOHI,TRIBUNAMBON.COM - Keterbatasan guru di Pulau Banda dan Seram Utara menjadi persoalan yang belum terselesaikan.
Kondisi itu pun jadi sorotan saat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Jumat (2/5/2025) di Kabupaten Maluku tengah.
"Fakta keterbatasan guru dan tidak merata terkhusus di Pulau Banda dan Seram Utara, betul adanya disana," ujar Plt. Kepala Dinas Pendidikan Maluku Tengah, Husein Mukaddar.
Pihaknya pun berupaya untuk distribusi tenaga pendidik (Tendik) secara merata. , tentu adanya upaya untuk mengangkat warga lokal sebagai guru.
Baca juga: Gaji Belasan Karyawan dan Subkontraktor Karlez Mandek, Mochtar Rumadan: Minggu Ini Sudah Dibayar
Baca juga: Videotron tak Berfungsi, Warga Malteng Diimbau Cek Harga Pasar Lewat Medsos FB "Tabaos Pasar"
"Sesuai arahan bupati, kami koordinasikan dengan kementerian sehingga kita prioritaskan warga lokal yang berada di kawasan pegunungan Seram Utara, seperti Kanike, Kaloa, Elemata, Maraina, Hatuolo, dan Manusela," papar dia.
Disampaikan, saat ini sedang berbenah. Langkah dari dinas pendidikan adalah mendata semua guru sehingga tidak terjadi penumpukan pada satuan pendidikan.
"Guru-guru ini akan kita sebar sama rata. Sementara kami lakukan pemerataan guru-guru di sekolah pegunungan, sudah kami distribusi guru-guru untuk bertugas disana," imbuhnya.
Untuk kecamatan-kecamatan lain lanjut Mukaddar, akan dilakukan rolling tugas bagi guru yang ada di kecamatan terdekat agar bisa terpenuhi kuota guru disana.
"Sehingga yang tadinya guru menumpuk di satu kecamatan bisa kita bagikan ke kecamatan-kecamatan lain," tutup dia. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Desa-Hatuolo-sekol.jpg)