Rabu, 29 April 2026

Ikuti Workhsop Cenderaloka, Pelaku UMKM Lokal Diharapkan Perluas Pasar Hingga Nasional

Puluhan Pelaku UMKM di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengikuti workshop Cenderaloka yang bertemakan "Level Up UMKM Go Digital", Kamis (24/4/2025).

|
Tribunjogja/ Christi Mahatma Wardhani
WORKSHOP CENDERALOKA - Pemateri sedang memberikan materi untuk puluhan pelaku UMKM lokal dalam acara Workshop di Hotel Royal Darmo Yogyakarta, Kamis (24/4/2025). Melalui Workshop yang digelar untuk memberikan pendampingan puluhan pelaku UMKM, Tribun Network jadi jembatan lokal untuk perluas pasar hingga Nasional. 

TRIBUNAMBON.COM – Untuk meningkatkan pengetahuan mengenai tren industri Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), strategi konten marketing, hingga workshop foto produk.

Puluhan Pelaku UMKM di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengikuti workshop Cenderaloka yang bertemakan "Level Up UMKM Go Digital", Kamis (24/4/2025).

Business & Product Manager Tribun Network, Kintan Putri, mengungkapkan jika pemasaran menjadi salah satu kendala yang sering dialami pelaku UMKM.

Pasalnya, para pelaku UMKM masih membidik toko offline atau tradisional marketing, sementara saat ini zaman telah berubah.

Maka dengan adanya workshop ini, Tribun Network bisa membantu serta memudahkan para pelaku UMKM dapat beradaptasi dengan kemajuan teknologi saat ini.

“Cenderaloka ada itu karena kami melihat UMKM ini banyak kendalanya, yang mendasar adalah kesulitan memasarkan produk. Sehingga kami ingin menyediakan platform untuk perajin agar memasarkan produknya dengan gampang,” katanya di sela Workshop Cenderaloka di Hotel Royal Darmo Yogyakarta.

“Nah, kesulitan knowledge akan literasi itu yang ingin kami bantu. Kami bantu publikasinya, pemasarannya, khususnya pemasaran melalui website dan sosial media. Tidak hanya pakai aja, tapi harus tahu konten apa yang dipakai,” sambungnya.

pelatihan umkm
PELATIHAN UMKM - Workshop Cenderaloka yang diikuti Puluhan pelaku UMKM di Hotel Royal Darmo Yogyakarta, Kamis (24/04/2025) .

Kintan Putri juga mengatakan jika setiap UMKM lokal memiliki potensi yang besar karena masing - masing memiliki keunikan tersendiri.

Keunikan dari produk UMKM Lokal inilah yang seharusnya ditonjolkan, hal ini tentu bisa menjadikan produk dengan inovasi yang baru.

Sebagai platform jual beli digital, Cenderaloka menjadi sarana pemasaran dan membuka akses pasar semakin luas. 

Baca juga: Pantai Wailola SBT Akhirnya Dibersihkan, Warga Senang

Baca juga: Gedung CAT Malra Tak Difungsikan, Komisi I Bakal Gelar Rapat Dengan Dinas Terkait

“Cenderaloka menyasar perajin langsung, karena kan kalau di ritel harga pasti di-mark up, jadi kesannya produk UMKM itu mahal. Kalau langsung dari perajin, tentu harganya jauh lebih bersaing, dan juga nggak ada hidden fee. Pasang iklan free, dan free artikel yang akan di-publish di Tribun Network dan diposting di sosial media Cenderaloka,” ujarnya.

“Value yang dibawa Tribun Network itu kan mata lokal menjangkau Indonesia. Kalau berkaca mata lokal, banyak banget potensinya. Tribun Network sebagai media yang punya banyak unit ingin melestarikan value dan budaya lokal melalui UMKM,” lanjutnya.

Business General Manager Tribun Jogja, Danang Purwoko menerangkan potensi lokal di DIY sangat besar, apalagi jika bicara mengenai industri kreatif, baik itu kerajinan maupun cendera mata lainnya.

Namun, pemasaran masih menjadi kendala besar yang dihadapi pelaku UMKM lokal. Untuk itu, Tribun Network mengambil peran untuk mengamplifikasi dan menggaungkan potensi UMKM lokal di 69 jaringan.

“Harus kolaborasi, mereka nggak bisa jualan sendiri, Tribun punya platform, punya ekosistem untuk membantu jualan. Sehingga Tribun Network ini menjembatani, agar potensi lokal diketahui banyak orang,” terangnya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved