Selasa, 5 Mei 2026

SBT Hari Ini

Pedagang Minta Lapak Kosong di Pasar Bula Segera Diisi Kembali

Pasca ditinggalkan beberapa pedagang, kondisi pasar Bula Seram Bagian Timur semakin sepi.

Tayang:
TribunAmbon.com/Haliyudin
PASAR BULA - Kondisi pasar Bula, kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Maluku, Senin (21/4/2025). 

Laporan Wartawan Tribunambon.com, Haliyudin Ulima 

BULA, TRIBUNAMBON.COM - Sejumlah pedagang di Pasar Bula, kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) meminta lapak yang sudah kosong harus di isi kembali.

Pasalnya, pasca ditinggalkan beberapa pedagang, kondisi pasar semakin sepi.

Salah satu pedagang yang masih bertahan Mama Tin (38) mengaku, kondisi sepi membuat dirinya terpaksa menutup lapak mereka lebih awal daripada biasanya.

"Sekarang ini lebih sepi, karena memang sebagian pedagang sudah keluar semua, ini sedikit lagi sudah tutup padahal biasa disini tutup itu sampai magrib," ucap Mama Tin saat ditemui Tribunambon.com di lapak dagangannya, Senin (21/4/2025).

Lebih lanjut dijelaskan, pihaknya tak bisa berbuat banyak sebab pemerintah setempat tak pernah memperhatikan nasib mereka.

Baca juga: Akademisi Ingatkan Kejari Tual: Masyarakat Menunggu Progres Kasus Dugaan Korupsi Landmark Langgur 

Baca juga: Menteri Nusron Ajak Kepala Daerah Se-Jawa Tengah Kolaborasi Selesaikan Sertipikasi Tanah dan RDTR

"Mau bikin bagaimana, pemerintah saja seng (tidak) pusing, bagaimana katong pedagang ini bisa dapat hasil dengan keadaan macam begini," sesalnya.

Mama Tin berharap dengan adanya kondisi pasar seperti ini, seharusnya pemerintah Kabupaten harus menfokuskan penataan pedagang pada satu area saja.

Sebab jika tidak pasar akan semakin sepi dan kondisi itu bisa mengancam para pedagang disini.

"Pasar di Bula terlalu banyak, harusnya disatukan saja, kalau begini terus mendingan seng (tidak) usah jualan lagi," katanya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah pedagang di pasar Bula, kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) mulai mengosongkan lapak mereka lantaran sepi pembeli.

Pantauan Tribunambon.com Senin (14/4 2025) sekitar pukul 14.00 WIT, tampak beberapa lapak telah kosong.

Pemilik lapak memilih berjualan di tempat lain, sebab tak mendapat untung lebih jika harus bertahan di dalam pasar itu.

Mama Mila (43) salah satu pedagang yang masih berjualan hingga kini mengaku, jumlah lapak yang tersedia saat ini sebelumnya diisi penuh oleh para pedagang.

Namun, kurangnya daya beli membuat para pedagang harus mencari tempat lain sebagai lokasi berjualan.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved