SBT Hari Ini
Empat Hari Pasca Diberitakan TribunAmbon, Tulisan Ikonik 'Gumumae' Akhirnya Diperbaiki
Perbaikan itu dilakukan empat hari pasca diberitakan TribunAmbon.com pada Senin (24/3/2025) lalu, dengan judul 'Tulisan Ikonik 'Gumumae Beach' Rusak,
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan Tribunambon.com, Haliyudin Ulima
BULA, TRIBUNAMBON.COM - Dinas pariwisata kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) akhirnya memperbaiki tulisan ikonik 'Gumumae' di Pantai Gumumae kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Rabu (2/4/2025).
Perbaikan itu dilakukan empat hari pasca diberitakan TribunAmbon.com pada Senin (24/3/2025) lalu, dengan judul 'Tulisan Ikonik 'Gumumae Beach' Rusak, Warga Pertanyakan Kinerja Dinas Pariwisata SBT'.
Pantauan Tribunambon.com di lokasi, tampak sebagian huruf yang sebelumnya rusak, kini sudah apik pada tempatnya.
Beberapa pengunjung juga tampak bergantian untuk berfoto berlatar tulisan itu.
"Memang harus foto di sini, supaya orang tau Katong (kami) sidah di Gumumae, kalau di pantai sana orang kurang percaya," ujar Rutfa salah satu pengunjung kepada Tribunambon.com.
"Katong (kami) satu keluarga ini baku ganti par foto ditempat ini saja sudah dari tadi," lanjutnya.
Baca juga: Hari ke-3 Pasca Lebaran, Pengunjung Mulai Ramai di Pantai Gumumae
Baca juga: Tulisan Ikonik Gumumae Beach Rusak, Warga Pertanyakan Kinerja Dinas Pariwisata SBT
Diberitakan sebelumnya, tulisan ikonik 'Gumumae Beach' di pantai Gumumae kota Bula, kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) rusak.
Pantauan Tribunambon.com di lokasi, sebagian huruf sudah terlepas dan dibiarkan tergelak begitu saja di pelataran area itu.
Huruf a dan e pada tulisan Gumumae bahkan telah hancur akibat tertimpa pohon tumbang beberapa waktu lalu.
Isnain (35) salah satu pengunjung mengakui kondisi itu telah berlangsung lama, dirinya mempertanyakan kinerja dinas pariwisata yang terkesan mengabaikan hal itu.
Pasalnya, tulisan tersebut kerap dijadikan pengunjung sebagai beground untuk berfoto.
"Mau hampir satu bulan begini, tempat ini biasa orang-orang foto disini, tapi dinas pariwisata seng (tidak) perbaiki, dong (mereka) bikin apa saja," ujarnya.
Ia menilai, pihak pengelola kawasan tersebut terkesan bungkam atas sejumlah masalah yang terjadi di kawasan wisata itu.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Gumumae-3.jpg)