Jumat, 24 April 2026

Bentrok di Maluku Tenggara

DPRD Maluku Bentuk Tim Terpadu Usut Penyelesaian Konflik Malra

DPRD Provinsi Maluku telah membentuk tim terpadu untuk mengusut penyelesaian konflik di Maluku Tenggara (Malra).

Mesya
KONFLIK MALRA - Ketua Komisi I DPRD Maluku, Solichin Buton saat diwawancarai terkait konflik Malra. Dia mengaku telah keluarkan rekomendasi untuk evaluasi kinerja Kapolres Malra. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - DPRD Provinsi Maluku telah membentuk tim terpadu untuk mengusut penyelesaian konflik di Maluku Tenggara (Malra).

Hal itu disampaikan Ketua Komisi I DPRD Maluku, Solichin Buton.

“DPRD Provinsi Maluku juga secara resmi telah membentuk tim terpadu,” kata Solichin, Minggu (23/3/2025).

Dijelaskan, tim terpadu dibentuk bersama Forkopimda dan Badan Narkotika Nasional (BNN).

“Ini guna mengusut dan menyelesaikan konflik yang terjadi di Kabupaten Maluku Tenggara,” ungkapnya.

Menurutnya, pembentukan tim terpadu sebagai bentuk tanggung jawab bersama untuk segera mengungkap oknum pelaku konflik di Malra.

“Ini juga bentuk tanggung jawab kita dan Kami mendesak aparat penegak hukum untuk segera menangkap oknum pelaku konflik di Maluku Tenggara,” tandasnya.

Selain itu, DPRD Provinsi Maluku mengeluarkan rekomendasi untuk mengevaluasi kinerja Kapolres Malra.

Rekomendasi tersebut didorong oleh desakan kuat dari masyarakat dan anggota DPRD yang menilai penanganan konflik di wilayah tersebut belum optimal.

Ia mengungkapkan, keputusan itu resmi dikeluarkan saat rapat koordinasi bersama Forkopimda, BNN, dan pihak terkait lainnya di Rumah Rakyat Karang Panjang, Ambon, Jumat (21/3/2025) lalu.

“Kami sudah berulang kali menyuarakan perlunya evaluasi terhadap Kapolres. Ini juga bagian dari rekomendasi resmi yang kami sampaikan kepada Kapolda Maluku,” kata Solichin.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved