Senin, 13 April 2026

Ramadan 2025

Meriahkan Ramadan, Remas Al-Muhajirin Lesane Dendangkan Musik Kala Sahur

Kata Samsul, inisiatif dendang sahur ini muncul semata sebagai  upaya melestarikan kegiatan dendang Ramadan, sehingga tetap eksis sampai tahun-tahun y

Sumber; Istimewa
REMAS AL-MUHAJIRIN LESANE - Remaja masjid (Remas) Al-Muhajirin Lesane Kota Masohi, gambar diterima TribunAmbon.com, Selasa (18/3/2025). 

Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo

MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Memeriahkan Ramadan 1446 Hijriah, remaja masjid (Remas) Al-Muhajirin Lesane Kota Masohi dendangkan musik di kala Sahur. 

Dendang musik ini rutin dilaksakan Remas Al-Muhajirin setiap bulan suci Ramadan. 

Kepada TribunAmbon.com, Selasa (18/3/2025), koordinator grup dendang sahur Remas Al-Muhajirin, La Samsul mengatakan, kegiatan membangunkan sahur ini sudah mnjadi kegiatan rutin sejak generasi remas terdahulu.

Kata Samsul, inisiatif dendang sahur ini muncul semata sebagai  upaya melestarikan kegiatan dendang Ramadan, sehingga tetap eksis sampai tahun-tahun yang akan datang. 

Dijelaskan, dendang sahur Remas Al-Muhajirin Lesane terdiri dari vocal grup, terdapat dua Khalifah utama dan beberapa  penyanyi backing vocal.

Baca juga: Audit Korupsi BRI Ambon Kota dan BRI Namlea Tersendat di BPKP Maluku

Baca juga: DPRD Maluku Tengah Gelar RDP, Bahas Polemik Masyarakat Negeri Haya dengan PT Waragonda

Instrumen pengiring terdiri dari  dari pemain musik dua gitar electrik dan satu bass elektrik , tam-tam atau gendang, serta rincis. 

"Kami membangunkan orang sahur dari lorong ke lorong rumah warga," terang Samsul.

Yang menjadi hal unik dari kita grup dendang sahur ini akui Samsul, yakni grupnya masih tetap menggunakan instrumen alat musik manual di tengah gempuran grup-grup lain yg sudah memakai orgen tunggal, sound bluetooth dan beat karoke instan.

"Katong masih tetap tunjuk skill masing-masing pengiring atau pemain alat musik, yg jaman sekarang sudah tidak banyak org yg bisa dan berkesempatan memainkannya" akuinya.

Harapannya, kegiatan membangunkan sahur ini bisa tetap lestari dan tetap kemukakan nilai-nilai kreatifitas dan menonjolkan nilai religius yang menghibur dalam bait dan syair lagu yang dibawakan.

"Juga tetap kemukakan sopan santun saat melakukan kegiatan membangunkan sahur, sehingga kegiatan ini bisa tetap menjadi salah satu alasan  penambah nuansa Ramadan dan semangat  warga untuk bangun makan sahur," papar Samsul.

Diutarakan, agenda penting grup pekan ini yakni sedang berencana dan berkoordinasi untuk membangunkan sahur di komplek pendopo bupati.

"Yang Insya Allah akan katong lakukan hari Kamis 20 Maret pukul 3 dini hari. Yang turut serta ialah semua anggota dalam grup dendang sahur yang adalah anggota Remas Al-Muhajirin Lesane Kota Masohi," tutup Samsul yang juga pembina Remas. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved