Jumat, 24 April 2026

Maluku dalam Angka

Neraca Perdagangan Maluku Defisit USD 25,35 juta

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku mencatat neraca perdagangan Januari 2025 mengalami defisit senilai USD 25,35 juta. 

Penulis: Maula Pelu | Editor: Tanita Pattiasina
Tribun Bisnis
Ilustrasi - Neraca perdagangan Januari 2025 mengalami defisit senilai USD 25,35 juta, dipicu nilai impor yang lebih besar dibanding nilai ekspor pada Januari 2025. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM -- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku mencatat neraca perdagangan Januari 2025 mengalami defisit senilai USD 25,35 juta. 

Hal ini dipicu oleh nilai impor yang lebih besar dibanding nilai ekspor pada Januari 2025. 

Kepala BPS Provinsi Maluku, Maritje Pattiwaellapia, mengungkapkan kegiatan ekspor pada Januari 2025 senilai USD 4,77 juta, tapi nilai impor lebih besar mencapai USD 30,12 juta. 

Pada 2024 Maluku mengalami defisit sebesar USD 398,34 juta. 

Baca juga: BPS 2025: Nilai Tukar Petani di Maluku Turun 0,94 Persen, Subsektor Perikanan Meningkat 2,28 Persen

Baca juga: BPS: Maluku Inflasi 1,33 Persen Pada Februari 2025, Restoran dan Kesehatan Penyumbang Tertinggi

“Setiap bulan di sepanjang tahun 2024, Maluku selalu mengalami defisit, dan yang terdalam terjadi di bulan Juli 2024 yang mencapai USD 68,37 juta,” ungkapnya. 

Diterangkan bahwa hal ini dikarenakan tingginya impor barang dari luar negeri. 

Impor barang tersebut didominasi dari sektor migas. 

Dilain sisi, ekspor Maluku pada sektor migas belum mampu mengimbangi besarnya impor migas dari luar negeri. 

Tercatat ekspor migas Maluku selama Januari sampai dengan Desember 2024, hanya sebesar USD 23,29 juta, sedangkan impor migas dari luar negeri mencapai USD 445,82 juta. 

Neraca volume perdagangan luar negeri pada Januari 2025, juga mengalami defisit sebesar 43,07 ribu ton. 

Hal ini disebabkan karena volume impor Maluku sebesar 43,88 ribu ton, lebih besar dibandingkan volume ekspor Maluku sebesar 0,80 ribu ton. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved