Sabtu, 25 April 2026

Maluku Terkini

Peringatan Hari Kesadaran Nasional, Kapolda Maluku: Jangan Sakiti Hati Masyarakat 

Hal itu disampaikan saat menggelar upacara Hari Kesadaran Nasional di lapangan Letkol Pol. Chr. Tahapary, Jl. Sultan Hasanudin, Tantui, Kecamatan Siri

Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Fandi Wattimena
Polda Maluku
POLDA MALUKU - Pengibaran bendera merah putih saat upacara Hari Kesadaran Nasional di lapangan Letkol Pol. Chr. Tahapary, Jl. Sultan Hasanudin, Tantui, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Maluku, Senin (17/2/2025). 

Laporan Wartawan Tribunambon.com, Haliyudin Ulima 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Irjen Pol. Eddy Sumitro Tambunan tegaskan seluruh personelnya terus meningkatkan kedekatan dengan masyarakat.

Hal itu disampaikan saat menggelar upacara Hari Kesadaran Nasional di lapangan Letkol Pol. Chr. Tahapary, Jl. Sultan Hasanudin, Tantui, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Maluku, Senin (17/2/2025).

"Jangan sakiti hati mereka, dekati masyarakat untuk dapat mencegah persoalan yang terjadi dan setiap kerumunan sebelum mengganggu keamanan dan meresahkan masyarakat," ujarnya.

Upacara tersebut kata dia bertujuan untuk memupuk jiwa disiplin seluruh anggota Polda Maluku, dalam menumbuhkan semangat cinta tanah air dan kerukunan di Maluku.

Pasalnya, di era globalisasi saat ini, tantangan  yang dihadapi Polri semakin berat. 

Perkembangan masyarakat tumbuh dengan sikap lebih kritis atas upaya penegakan hukum dan HAM, namun disisi lain, modus operasi kejahatan juga semakin beragam.

Baca juga: Mangkir Tugas 8 Bulan, Anggota Polres MBD Bripka Helmy Watumlawar Terancam PTDH

Baca juga: Kadis Pendidikan Benarkan Guru SD di Kota Ambon Belum Terima Sertifikasi Triwulan IV 2024

"Kedekatan personel Polri dengan masyarakat yang selama ini telah terjalin dengan baik harus ditingkatkan agar dapat mengidentifikasi masalah-masalah yang berkembang," jelasnya.

Polri diharapkan lebih berperan sebagai mitra masyarakat dan  fasilitator dalam mengatasi berbagai permasalahan dilingkungan masyarakat.

"Bekerja baik, berbuat baik itu sudah merupakan suatu prestasi bagi saya, kita tidak ada apa-apanya tanpa masyarakat, masyarakat memberikan informasi yang akurat kepada kita," tegasnya.

Menurutnya, penggunaan media sosial yang tidak terpisahkan dari kehidupan saat ini, membuat masyarakat harus lebih berhati-hati dalam menanggapi sentimen negatif yang beredar. 

Hal itu semakin diperparah dengan kurangnya pemahaman dalam menggunakan media sosial dapat berdampak buruk.

Gangguan kesehatan mental, penipuan dan berita hoax yang menyebar luas dianggap menjadi ancaman serius yang perlu ditangani pihaknya.

Disini lain, Kapolda juga menekankan delapan misi asta cita yang perlu  diketahui seluruh anggota Polda Maluku. 

"Sebagai salah satu pilar kokohnya stabilitas keamanan negara, Polri berkewajiban mendukung visi dan misi pemerintah, khususnya yang diusung Presiden dan Wakil Presiden, Prabowo Gibran yaitu visi bersama Indonesia maju menuju Indonesia emas 2045 dan delapan misi atau Asta cita," tutupnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved