Ambon Hari Ini

Pendemo Dikejar Polisi dan Pegawai BPJN Maluku Buntut Dilempari Ban Terbakar

Sejumlah aparat kepolisian, termasuk pegawai BPJN mengejar salah seorang pendemo yang melempari ban motor terbakar ke arah kantor balai, Rabu (12/2/20

|
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Haliyudin Ulima
DEMONSTRASI - Aksi demonstrasi puluhan mahasiswa di depan kantor Balai Pekerjaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku berakhir ricuh lantaran seorang pendemo melempari ban motor terbakar ke arah kantor balai, Rabu (12/2/2025). Demo menykapi sejumlah proyek jalan. 

Laporan Wartawan Tribunambon.com, Haliyudin Ulima 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Aksi demonstrasi oleh puluhan mahasiswa di depan kantor Balai Pekerjaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku berakhir ricuh.

Sejumlah aparat kepolisian, termasuk pegawai BPJN mengejar salah seorang pendemo yang melempari ban motor terbakar ke arah kantor balai, Rabu (12/2/2025).

Ricuh, aparat kemudian membubarkan aksi.

"Ada beberapa teman kami dipukul oleh pegawai, alat pengeras suara juga ditaril sampai rusak," ujar Risman Soulisa saat diwawancarai Tribunambon.com.

Baca juga: Stok Menipis, Harga Gula Pasir di Pasar Binaiya Masohi Naik

Baca juga: Tiga Bulan Berlalu, Polisi Belum Gelar Perkara Kasus Rudapaksa Anak oleh Puluhan Pemuda Leihitu

Ia mengaku, tindakan tersebut telah menyalahi aturan, pihaknya bahkan mengambil langkah serius atas tindakan premanisme yang diterima rekannya.

"Kami akan proses masalah ini ke Polda Maluku, karena telah merusak perlengkapan kami, bahkan sampai pemukulan," tegasnya. 

Diketahui, unjukrasa itu menyikapi pengerjaan sejumlah proyek jalan yang disebut bermasalah dan juga tak tuntas.

Diantaranya jalan Saleman - Besi, Bula - Masiwang, dan Waipia sampai Werinama.

Massa pun mengusung sejumlah tuntutan, yaitu;

1. Mendesak kejaksaan tinggi maluku untuk segera memeriksa Kasatker PJN Wilayah II Provinsi Maluku Toce Leuwol

2. Meminta BPKP Maluku untuk melakukan audit menyeluruh terkait seluruh pekerjaan jalan dan jembatan di pulau seram yang tangani KasatKer II

3. Mendesak DPRD Maluku agar segera hearing/RDP dengan Kasatker II saudara Toce Leuwol

4. Meminta kepala BPJN Maluku agar segera Mengevaluasi dan memecat Toce Leuwol sebagai KasatKer II Pelaksana Jalan Nasional Maluku 

5. Meminta Satker II Wilayah Seram untuk menyampaikan data progres seluruh pekerjaan jalan dan jembatan di  pulau seram

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved