Cuaca Ekstrem, Harga Ikan di Pasar Langgur Maluku Tenggara Masih Mahal, Momar 3 Ekor Rp 20 Ribu

Imbas cuaca ekstrem, harga ikan di Pasar Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) masih mahal.

Megarivera Renyaan
HARGA IKAN MAHAL : Gegara cuaca buruk harga ikan di pasar Langgur Maluku Tenggara masih mahal, Rabu (12/2/2025). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan

LANGGUR, TRIBUNAMBON.COM - Imbas cuaca ekstrem, harga ikan di Pasar Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) masih mahal.

Mahalnya harga ikan telah berlangsung kurang lebih satu pekan terakhir.

Pada Rabu (12/2/2025) harga ikan momar ukuran besar dibandrol dengan Rp. 20 ribu per 3 ekor.

Pasalnya, para pedagang membeli dari nelayan dengan harga Rp. 1.2 juta per ember, naik dari harga sebelumnya Rp.800 ribu per ember.

Sementara, momar belimbing dijual Rp. 20 ribu per 10 ekor.

Baca juga: Tiga Bulan Berlalu, Polisi Belum Gelar Perkara Kasus Rudapaksa Anak oleh Puluhan Pemuda Leihitu

Baca juga: Stok kosong, Harga Wortel di Pasar Langgur Maluku Tenggara Naik Jadi Rp 60 ribu Per kilo

Untuk Ikan jenis Lalosi juga merangkak naik.

Pedagang kembali menjual dengan Rp. 20 ribu per 7 ekor.

Berdasarkan pantauan TribunAmbon.com, kondisi pasar Langgur tampak sepi karena sweeping yang dilakukan Polres Malra sejak pukul 08.00 WIT.

Kebanyakan pembeli was-was datang ke pasar, karena tidak memiliki surat dan dokumen kendaraan yang lengkap.

"Harga ikan saat ini mahal sekali, mana sweeping yang dilakukan Polres sampai di depan pasar mana ikan mau laku," kesal, Ibu Ati salah satu pedagang di pasar Langgur.

Menurutnya, sekarang harga ikan sementara tidak menentu, ditambah dengan sweeping.

"Tangkapan ikan nelayan berkurang drastis, pasokan dari sentra penghasil juga berkurang, semoga cuaca segera bersahabat dan harga ikan dapak kembali stabil," pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved