Rabu, 3 Juni 2026

Libur Panjang, Ini Rekomendasi Tempat Wisata di Pulau Ambon

Tribun Ambon merekomendasikan tempat wisata yang bisa dikunjungi bersama orang-orang terkasih.

Tayang:
Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Fandi
Suasana pantai Lubang Buaya di Desa Morela, Kecamatan Leihitu, Maluku Tengah 

Setelah itu, tribunners bisa mengunjungi air terjun Waai yang jaraknya hanya sekitar 10 menit berjalan kaki dari Rumah Pohon.

Wisata Rumah Pohon Waai 12ass
Wisata Rumah Pohon Waai 12ass (Tanita)

Untuk menuju ke Rumah Pohon Waai, pengunjung harus melalui jalan lapen sekitar 2 km dari jalan poros.

Ada papan nama Rumah Pohon Waai sederhana sebagai patokan dari jalan utama.

Kendaraan roda dua maupun empat bisa sampai ke tempat wisata ini.

Harga tiketnya pun cukup murah bila dibanding dengan fasilitasnya, yakni Rp 10ribu per orang

3.       Benteng Amsterdam

Benteng Amsterdam terletak di kawasan wisata di Hila, Maluku Tengah.

berjarak 42kilometer dari pusat Kota Ambon, Benteng ini merupakan salah satu tempat bersejarah yang hingga kini masih berdiri kokoh.

Tempat yang berada tepat diatas tepi pantai yang menghadap langsung dengan laut Seram ini juga bisa menjadi wisata untuk melihat sunset atau matahari terbenam.

Benteng ini konon didirikan oleh kolonial Portugis pada masa pemerintahan Fransisco Serrao tahun 1512, yang dijadikan sebagai loji perdagangan tempat penyimpanan cengkeh dan hasil bumi lainnya dari Maluku.

Pemandangan matahari terbenam dari Benteng Amserdam Hila, Maluku Tengah.
Pemandangan matahari terbenam dari Benteng Amserdam Hila, Maluku Tengah. (Mesya)

Berselang waktu, bangunan itu kemudian dikuasai oleh Belanda di awal era 1600-an dan dijadikan sebagai benteng pertahanan oleh VOC terhadap perlawanan dari Kerajaan Tanah Hitu, sebuah kerajaan yang berkuasa di Maluku Tengah.

Benteng ini terdiri dari tiga lantai.

Lantai satu berbahan dasar beton yang merupakan ruangan besar tempat para serdadu portugis berkumpul.

Sementara lantai dua dan tiga berlantai kayu.

Dibagian paling atas benteng, terdapat sebuah menara pengintai yang dulunya digunakan penjajah untuk mengintai musuh.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved