Sampah di Ambon
Sampah di Tanjakan 2000 Ganggu Pengendara, Meluber Hingga ke Pagar Masjid
Pantauan Tribunambon.com pukul 9.00 WIT, Rabu (22/1/2024), volume sampah kian meningkat, Alhasil badan jalan makin
Penulis: Haliyudin Ulima | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan Tribunambon.com, Haliyudin Ulima
AMBON, TRIBUNAMBON - Tumpukan sampah di jalan Tanjakan 2000, Desa Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon hingga sampai ke pagar masjid.
Pantauan Tribunambon.com pukul 9.00 WIT, Rabu (22/1/2024), volume sampah kian meningkat, Alhasil badan jalan makin sempit.
Para pengendara pun terpaksa menurunkan laju kendaraan saat melintas.
Tak jarang hingga menyebabkan macet.
Selain itu, pengendara juga terganggu dengan bau busuk yang menyengat.
Ridwan salah satu warga sekitar mengaku, tumpukan sampah tak tersangkut sudah beberapa hari terakhir.
"Ini sudah tiga hari ka ini, petugas seng (tidak) datang kasi bersih lagi, padahal biyasa tiap malam diangkut, cuman berapa malam ini seng muncul-muncul," ujarnya saat diwawancarai Tribunambon.com.
Baca juga: Komnas Perempuan Sebut Kasus Kesya Lestaluhu Sangat Keji, Ada Relasi Kuasa Berlapis dengan TNI AL
Baca juga: Branding Ambon City Of Music Terus Berlanjut di 2025
Ridwan menyebut, kawasan tersebut telah menjadi pilihan utama warga tuk membuang sampah mereka.
"Tempat pembuangan yang ini setiap hari pasti penuh, karena rata-rata warga buang disini semua," ujarnya.
"Kalau seng angka satu hari, kalau tambah satu hari lagi ituu nanti macam begini, sampah disini harus angkut setiap malam," lanjut Ridwan.
Ia berharap, langkah pemerintah untuk menertibkan kawasan tersebut dengan membangun bak penampungan mesti di lakukan.
"Pemerintah kalau sudah tau begini, buat bak sampah banya-banya supaya warga buang di situ, kalau begini otomatis sampah terhambur di jalan," tutupnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.