Buaya Terkam Warga di Buru
Bocah Usia 7 Tahun Tewas Diterkam Buaya di Pantai Buru
Seorang anak, Fardan Nustelu (7) tewas diterkam buaya saat berenang di pantai Desa Kampung Baru, Kecamatan Air Buaya, Kabupaten Buru.
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Tanita Pattiasina
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Seorang anak, Fardan Nustelu (7) tewas diterkam buaya saat berenang di pantai Desa Kampung Baru, Kecamatan Air Buaya, Kabupaten Buru.
Kapolres Buru, AKBP. Sulastri Sukidjang menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Senin 13 Januari 2025 kemarin.
Dikatakan, sekitar pukul 13.20 WIT korban bersama kedua temannya sementara berenang di pantai.
Menurut Kapolres Buru, AKBP Sulastri Sukidjang, korban saat itu sedang berenang bersama dua temannya di pantai.
Naas, Fardan yang berenang agak jauh dari teman-temannya tiba-tiba disergap buaya.
Baca juga: Kakek Asal NTT yang Selundupkan Senjata di Pelabuhan Ambon Terancam Hukuman Penjara Seumur Hidup
Baca juga: Mangkir Panggilan Polisi, 4 Tersangka Kasus Penganiayaan di Negeri Tengah-Tengah Ditetapkan DPO
Teman-temannya yang ketakutan langsung berlari ke rumah warga untuk meminta tolong.
"Saat itu korban berenang agak jauh dari kedua temannya. Beberapa waktu kemudian kedua teman korban melihat seekor buaya tiba-tiba menerkam korban. Melihat hal tersebut, kedua teman korban langsung ketakutan dan berlari pantai menuju ke rumah orang tua korban," tuturnya dalam keterangan tertulis yang diterima TribunAmbon.com, Selasa (14/1/2025).
Mereka pun melaporkan hal tersebut kepada ayah korban, Irwan Nustelu dan warga Desa Kampung Baru.
Setelah mendapat laporan, warga bersama Babinsa langsung melakukan pencarian.
Sekitar pukul 14.45 WIT, jasad Fardan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sebuah telaga dekat lokasi kejadian.
"Mendengar hal tersebut, warga Desa Kampung Baru bersama Babinsa kemudian melakukan pencarian terhadap korban disekitar pantai dan telaga di pesisir pantai Desa Kampung Baru. Sekitar pukul 14.45 WIT, korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di Telaga dekat tempat korban diterkam buaya," tuturnya.
Duka mendalam menyelimuti keluarga dan warga Desa Kampung Baru.
Jenazah Fardan langsung dimakamkan pada hari yang sama.
"Jenazah korban langsung dibawa ke rumah untuk disemayamkan, kemudian langsung dimakamkan sore harinya," ujar Kapolres.
Tak terima atas kejadian ini, warga berhasil menangkap buaya yang diduga sebagai pelaku penyerangan.
Reptil buas itu kemudian dibunuh menggunakan tombak dan parang.
"Di hari yang sama warga Desa Kampung Baru mendapati seekor buaya yang diduga menjadi penyebab meninggalnya korban. Warga lalu menangkap menggunakan jaring dan membunuh reptil tersebut menggunakan tombak dan parang," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Bocah-di-Buru-tewas-diterkam-buaya.jpg)