Selasa, 14 April 2026

Ambon Hari Ini

Jemaat Kecewa Tenda Natal Dibongkar Pemerintah Negeri Pasahari, Ada Apa?

Jemaat GPM Pasahari Unit 1 Talitakum yang telah merencanakan perayaan Natal dengan memasang tenda di halaman desa, dipaksa membongkar kembali tenda te

Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
Istimewa
Usai dibongkar, warga kembalikan tenda ke Kantor Desa Negeri Pasahari, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kegembiraan menyambut Natal di Negeri Pasahari, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah mendadak berubah menjadi kekecewaan. 

Jemaat GPM Pasahari Unit 1 Talitakum yang telah merencanakan perayaan Natal dengan memasang tenda di halaman desa, dipaksa membongkar kembali tenda tersebut atas perintah beberapa staf pemerintah desa.

Diketahui pembongkaran tersebut atas Intruksi Sekretaris Negeri, Jacobsen Atuany, Bendahara Negeri, Dila Ngidihio dan Yacob Pasahari, Kasi Pemerintahan.

Padahal sebelumnya pengurus unit telah mengurus izin penggunaan tenda Desa untuk kegiatan Natal. 

Setelah tenda terpasang sekitar pukul 17.00 WIT, Jumat (6/12/2024) tiba-tiba datang perintah melalui telepon dan pesan WhatsApp untuk segera membongkar tenda.

Masyarakat yang merasa kecewa pun terpaksa menuruti perintah tersebut

"Kami sangat kecewa dengan tindakan pemerintah desa. Padahal kami sudah mengurus izin dengan benar. Tenda desa ini kan seharusnya untuk kepentingan masyarakat, bukan hanya untuk kepentingan internal staf desa saja," ungkap salah seorang warga, Jansen Atuany kepada TribunAmbon.com, Senin (9/12/2024).

Atuany mempertanyakan tujuan pembelian tenda desa jika tidak diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat, termasuk kegiatan keagamaan. 

Dia berharap Pemerintah Kecamatan, Kabupaten, hingga Provinsi dapat mengevaluasi kinerja Pemerintah Desa Pasahari yang dinilai tidak mampu memberdayakan masyarakat.

"Kami meminta agar pemerintah yang berwenang segera turun tangan dan menyelesaikan masalah ini. Kami ingin agar aset desa benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat," tegasnya.

Meski ibadah perayaan Natal telah berlangsung pada Minggu (8/12/2024) malam. 

Namun mereka berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan pemerintah dapat lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Terpisah dari itu, Raja Negeri Pasahari, Moh. Husen Pasahari saat dikonfirmasi TribunAmbon.com mengaku perintah pembongkaran tenda itu tanpa sepengetahuannya.

Baca juga: Daftar Pemenang Turnamen Tinju Piala Panglima TNI 2024

Baca juga: Menteri UMKM Dukung Penuh Ansor Stokis

Pasalnya, dia sementara menjalani perawatan medis di Kota Masohi

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved