Pilbup Buru

Diduga Coblos 2 Kali saat Pilkada, Ketua KPU Buru Dilaporkan ke Bawaslu

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Buru, Walit Azis dilaporkan ke Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu).

|
Zainal Ameth
Ketua KPU Kabupaten Buru Walid Aziz saat ditemui TribunAmbon.com, Jumat (30/8/2024). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Buru, Walit Azis dilaporkan ke Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu).

Pasalnya, yang bersangkutan diduga coblos dua kali saat pelaksaan Pilkada 2024.

"Kami sudah melaporkan ke Gakkumdu terkait diduga tindak pidana pemilu, ketua KPU buru melakukan pencoblosan lebih dari dua kali di dua TPS di Kota Namlea,” kata kandidat Bupati Buru, Muhammad Daniel Rigan (MDR), Sabtu (7/12/2024) malam.

MDR mengakui bahwa pihaknya memiliki bukti yang kuat terkait laporan tersebut.

Bahkan, ada saksi dari Mandat sendiri dan juga saksi-saksi lainnya yang hadir pada pencoblosan saat itu.

“Termasuk saksi adalah Ketua KPPS dan itu juga sudah di wawancarai oleh beberapa teman-teman wartawan, nah yang ini kami merasa betul-betul kecewa karna bagi saya kehormatan terbesar penyelenggara ada pada KPU,” ungkapnya.

Menurut MDR, KPU memiliki peran penting untuk menyelamatkan dan melindungi hak-hak rakyatnya di negeri ini.

Namun, jika Ketua KPU sudah terduga seperti itu, maka yang jelas dari pasangan Mandat menolak hasil keputusan KPU yang sudah di bacakan. 

“Kenapa demikian, jika itu terbukti maka kami akan memastikan beliau bukan saja hanya satu atau dua TPS yang beliau coblos bisa jadi di sepanjang jalan beliau berjalan di setiap TPS beliau akan tiba dan melakukan hal yang sama. Dalam dugaan kami karna saksi-saksi yang lebih dari satu TPS sudah kami temukan dan menyaksikan itu dan juga ada beberapa administrasi yang beliau langgar dan kita tidak bisa secara detail disini. Ada saksi Mandat juga hadir dan beberapa orang yang menyaksikan. Dan Ketua KPU juga mengisi form DTB daftar pemilih tambahan nomor urut 6,” tandasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved