Maluku Terkini
Anna Latuconsina Imbau Pasangan Muda Tak Umbar Masalah di Media Sosial
Anna mengajak masyarakat, khususnya pasangan muda, untuk lebih bijak dalam menyikapi permasalahan rumah tangga.
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) daerah pemilihan Maluku, Anna Ruswan Latuconsina, menyoroti maraknya masalah rumah tangga yang diumbar di media sosial.
Melalui bukunya yang berjudul 'Arung Jeram Pernikahan', Anna mengajak masyarakat, khususnya pasangan muda, untuk lebih bijak dalam menyikapi permasalahan rumah tangga.
"Sebenarnya urusan rumah tangga sebaiknya tidak diumbar di media sosial," kata Anna saat diwawancarai TribunAmbon.com, usai peluncuran buku 'Arung Jeram Pernikahan', Jumat (6/12/2024).
Menurutnya, masalah rumah tangga adalah ranah pribadi yang sebaiknya diselesaikan secara internal.
"Apapun yang kita lakukan di dalam, sebaiknya kita sendiri yang menyelesaikan. Jangan kita marah pada suami lalu langsung mengumbarnya di media sosial," imbuhnya.
Ia berpendapat bahwa menumpahkan masalah rumah tangga di ruang publik justru akan memperparah situasi.
"Karena kalau urusan dua orang sudah dicampur aduk dengan berbagai masukan netizen, itu akan lebih memperparah," jelasnya.
Anna yang telah membina rumah tangga selama 50 tahun bersama suaminya, memahami betul dinamika sebuah pernikahan.
Pengalaman panjang dalam berumah tangga ini menjadikannya sosok yang tepat untuk memberikan nasihat.
Anna berpendapat bahwa menumpahkan masalah rumah tangga di ruang publik justru akan memperparah situasi.
"Iya kalau netizennya memberikan informasi atau tips-tips yang baik, tapi kalau justru memperparah atau memberi masukan yang lebih buruk, apa yang disampaikan tentunya akan lebih membuat panas masing-masing pihak," ungkapnya.
Ia juga menyoroti kecenderungan netizen yang seringkali menjelekkan pasangan satu sama lain di media sosial.
"Padahal, dengan adanya kemajuan teknologi informasi itu bagus, tapi sebaiknya masalah pribadi tidak diumbar di media sosial," pungkasnya.
Diketahui, selain aktif di dunia politik, Anna juga dikenal sebagai sosok yang peduli pada masalah perempuan dan anak.
Sejak muda, ia aktif di berbagai organisasi perempuan dan mendirikan Yayasan Jantong Hati yang bergerak dalam bidang sosial, pemberdayaan perempuan dan anak.
Pengalamannya sebagai Kepala Pusat Pelayanan Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Maluku selama 13 tahun (2007-2020) menjadi bukti dedikasinya dalam memperjuangkan hak-hak perempuan dan anak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Anna-Latuconsina-x-speak.jpg)