Bayi Penumpang Longboat yang Mati Mesin Berhasil Dievakuasi di Perairan Pulau Babi Kepulauan Aru
4 penumpang termasuk bayi usia 7 bulan berhasil dievakuasi di perairan Pulau Babi, Kabupaten Kepulauan Aru, Kamis (21/11/2024).
Penulis: Maula Pelu | Editor: Tanita Pattiasina
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Longboat dengan penumpang bayi usia 7 bulan bersama orang tuanya terombang-ambing akibat gangguan mesin sekitar perairan Pulau Babi, Kabupaten Kepulauan Aru berhasil diselamatkan pihak Tim SAR gabungan, Kamis (21/11/2024).
Longboat ini berlayar dari Kabupaten Kepulauan Aru Dobo menuju Desa Gomo Gomo.
“Longboat melakukan Perjalanan dari Kabupaten Kep Aru Dobo menuju Desa Gomo Gomo Kabupaten Kepulauan Aru dan Terapung – apung di perairan Pulau Babi Aru mohon bantuan Evakuasi. Hal ini dikarenakan mesin mengalami gangguan,” ungkap Kepala Basarnas Ambon, Muhamad Arafah dalam keterangan pers yang diterima TribunAmbon.com, Jumat (22/11/2024).
Mendengar kabar permintaan evakuasi, tim Potensi SAR langsung menggunakan Speed Boat BPBD Kepulauan Aru menuju LKK.
Dalam penyelamatan, ditemukan empat penumpang.
Baca juga: Bibit Siklon Muncul Dekat Indonesia, Pulau Jawa Diprediksi Hujan Hingga Desember, Bagaimana Maluku?
Baca juga: Rahmat Minta Pendukung Tertib: Tolak Serangan Fajar dan Bantuan Sembako
Diantanya tiga orang dewasa dan satu bayi berusia 7 bulan.
Ke empat penumpang itu langsung dievakuasi menuju pelabuhan Dono.
“Tim Rescue Unit Siaga SAR Kepulauan Aru beserta Potensi SAR menemukan Korban dengan POB 4 Orang Dalam Keadaan Selamat. Tim langsung mengevakuasi korban menuju Pelabuhan Dobo,” jelas Kepala Basarnas Ambon.
Dengan ditemukannya korban, maka Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup.
“Seluruh Unsur Potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing dengan ucapan terima kasih,” tutup Arafah. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.