Sopir Angkot Demo
Soal Demo Sopir Angkot, Morits Tamaela Minta Pemprov Maluku Bersikap Adil
Morits Tamaela meminta Pemerintah Provinsi Maluku (Pemprov) Maluku bersikap adil dalam menanggapi aspirasi para sopir angkot .
Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Ketua DPRD Ambon, Morits Tamaela meminta Pemerintah Provinsi Maluku (Pemprov) Maluku bersikap adil dalam menanggapi aksi para sopir angkot, Selasa (12/11/2024).
Hal itu agar tidak ada pihak-pihak tertentu yang merasa menjadi korban secara signifikan dalam aksi hari ini.
"Ini harus diperhatikan atas tuntutan para sopir angkot agar ada keadilan untuk semua pihak tidak boleh ada pihak yang dikorbankan terlalu signifikan," kata Tamaela di ruang kerjanya.
Menurut Tamaela, dari sisi kewenangan atas operasional transportasi online di Ambon ada pada Pemprov Maluku.
Sehingga selalu wakil rakyat, dirinya hanya bisa menyampaikan saran dan pendapatnya atas kondisi tersebut.
"Dari sisi kewenangan operasional itu dibawa pemerintah provinsi Jadi kami dari pemerintah kota tidak bisa berbuat apa-apa kami hanya bisa menyarankan," ungkapnya.
Dia berharap, Pemprov Maluku bisa hadir untuk membijaki keinginan sopir angkot tanpa serta-merta langsung membekukan transportasi online di kota berjuluk manise ini.
Tamaela mencontohkan, jika ada seseorang yang memiliki kendaraan roda empat lebih dari satu dan semuanya dijadikan untuk transportasi online, maka itu harus dibatasi.
Selain itu, Pemprov Maluku harus bisa seimbang kan antara tarif minimum hingga maksimum yang ditetapkan untuk transportasi online agar tidak begitu dekat dengan transportasi umum.
"Jadi kita tidak bisa serta merta untuk langsung membekukan transportasi online. Distribusikan kendaraan untuk semua transportasi online itu harus jadi perhatian untuk dibatasi," tandasnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.