Selasa, 19 Mei 2026

Maluku Terkini

Penerbangan Ke Maluku Tenggara Terbatas, Rahawarin Minta Penambahan Armada

Wakil Ketua DPRD Maluku, Fauzan Rahawarin, meminta Penambahan armada penerbangan ke Kabupaten Maluku Tenggara (Malra).

Tayang:
Istimewa
Anggota DPRD Maluku Fauzan Rahawarin, minta kualitas perbaikan jembatan di Malra diperhatikan PUPR Maluku 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan

LANGGUR, TRIBUNAMBON.COM - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku, Fauzan Rahawarin, meminta Penambahan armada penerbangan ke Kabupaten Maluku Tenggara (Malra).

Hal tersebut disampaikan, menyusul sulitnya mendapat tiket pesawat yang disebabkan kurangnya armada penerbangan yang melayani rute Ambon - Langgur.

“Kita terus mengalami kesulitan untuk mendapatkan tiket ke Langgur, terutama dalam situasi mendesak. Kondisi ini jelas tidak ideal," katanya, saat dihubungi TribunAmbon.com melalui sambungan telepon, Kamis (31/10/2024).

Lanjutnya, transportasi udara sangat dibutuhkan di wilayah kepulauan seperti Malra dan Kota Tual.

Jika hanya satu armada tunggal maka tidak cukup untuk melayani kebutuhan masyarakat di dua daerah tersebut.

"Hal ini sangat menyulitkan mobilitas masyarakat, terutama mengingat hanya Lion Air yang mengoperasikan satu armada tunggal di luar penerbangan perintis untuk rute tersebut," cetusnya.

Baca juga: DPRD Maluku Tengah Gelar Paripurna Penyerahan Jenazah Andan Tedja Ningsih Nurbaty

Baca juga: Di Debat Pilkada, Rahantoknam Soroti Mahalnya Harga Tiket Pesawat ke Maluku Tenggara

Padahal, lanjutnya, penerbangan ini melayani kebutuhan masyarakat di dua wilayah, yaitu Malra dan Kota Tual, yang sangat bergantung pada akses transportasi udara.

"Selain itu harga tiket yang relatif tinggi, ini memberatkan masyarakat lokal. Dengan hanya satu maskapai yang beroperasi di rute utama ini, masyarakat kerap kali terpaksa membeli tiket dengan harga tinggi atau harus merencanakan perjalanan jauh-jauh hari," bebernya.

Ia menambahkan, kondisi ini berisiko menghambat berbagai sektor di Malra, khususnya ekonomi dan pariwisata.

“Masyarakat kita di dua wilayah ini seharusnya memiliki pilihan yang memadai untuk bepergian. Selain untuk keperluan sehari-hari, kita harus mengakui bahwa transportasi udara yang baik dan terjangkau sangat penting dalam mendukung pariwisata dan investasi. Jika akses terbatas dan tiket mahal, bagaimana daerah kita akan berkembang,” ucapnya.

Fauzan pun mengusulkan agar pihak maskapai, terutama Lion Air, mempertimbangkan penambahan armada atau peningkatan frekuensi penerbangan ke Langgur.

Selain itu, ia mengajak pemerintah daerah untuk aktif berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan demi solusi konkret, seperti menambah slot penerbangan atau memberikan insentif pada maskapai lain yang mungkin tertarik membuka rute baru.

“Penambahan armada ini sangat mendesak untuk mengatasi masalah ini. Jika ada lebih banyak penerbangan, maka harga tiket akan lebih kompetitif, dan masyarakat di Maluku Tenggara dan Kota Tual akan lebih mudah bepergian tanpa terbebani biaya yang tinggi,” tutupnya.

Dirinya juga berharap agar usulannya mendapatkan perhatian segera, mengingat pentingnya akses transportasi yang layak bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved