Pilbup Malra
Closing Statement Unik Pasangan Damai Berpantun di Debat Pilbup Malra, Ajak Warga Rawat Kebersamaan
Pasang calon (Paslon) Djamaluddin Koedoboen dan Wilibrodus Lefteuw dengan akronim ‘Damai’ memberikan kalimat penutup yang unik.
Penulis: Megarivera Renyaan | Editor: Tanita Pattiasina
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan
LANGGUR, TRIBUNAMBON.COM - Debat Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) yang diadakan di Aurelia Hotel Kimson pada Rabu (30/10/2024) malam.
Pasang calon (Paslon) Djamaluddin Koedoboen dan Wilibrodus Lefteuw dengan akronim ‘Damai’ memberikan kalimat penutup yang unik.
Awalnya, Djamaluddin Koedoboen membuka pidato dengan sapaan hangat kepada seluruh lapisan masyarakat Malra.
Serta menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan selama ini.
"Tanpa masyarakat kami bukan siapa-siapa, kami butuh fangnanan dan kasih sayang dari pemilih Malra semua," ungkapnya.
Baca juga: Debat Pertama Pilkada Malra, Momen Penting Dorong Partisipasi Pemilih
Baca juga: Martinus Sergius Ulukyanan Soroti Angka Pengangguran hingga Tingginya Konflik Sosial di Malra
Teguhkan hati, lanjutnya dan jatuhkan pilihan para Paslon nomor urut 02, Djamaluddin Koedoboen dan Wilibrodus Lefteuw.
Ia juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam Pilkada pada tanggal 27 November mendatang, tak lupa menekankan bahwa pilihan ini akan menentukan masa depan Malra.
Untuk menyampaikan ajakan tersebut dengan cara yang unik, Djamaluddin Koedoboen dalam closing statementnya membacakan dua pantun yang kental dengan budaya lokal.
Dengan gaya khasnya, Ia menyampaikan setiap pantun mengandung pesan kuat untuk tetap menjaga nilai kebersamaan dalam semangat fangnan dan ain ni ain.
"Jalan Jalan ke ohoi Hollat,
jangan lupa singgah di kota elat,
walaupun hari ini kita berdebat,
Ingatlah kita tetap bersahabat,"
Sementara untuk pantun kedua, Djamaluddin Koedoboen menegaskan kembali pentingnya nilai budaya dan adat istiadat di tanah Kei.
“Hari minggu berkunjung ke Abean,
Jangan lupa bermalam di Sathean,
Saat ini kita adu gagasan,
Mari hindari fitnah, iri dan pertengkaran,"
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.