Jumat, 8 Mei 2026

Info Terkini

Peran Distrik Navigasi Ambon dalam Keselamatan Pelayaran di Perairan Maluku dan Maluku Utara

Oleh karena itu, penataan Alur Pelayaran (Routeing of Ships) dan penyelenggaraan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (Aids to Navigation / AtoN), Telekomu

Tayang:
Editor: Fandi Wattimena
Distrik Navigasi Ambon
Foto bersama usai sosialisasi keselamatan keamanan pelayaran dan tata kelola pelabuhan 

TRIBUNAMBON.COM - Peran penting Distrik Navigasi tipe A kelas I Ambon khususnya dalam Alur Pelayaran dan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) menjadi salah satu faktor utama dalam mewujudkan terciptanya keselamatan pelayaran di wilayah perairan Indonesia khususnya perairan di Maluku dan Maluku utara.

Oleh karena itu, penataan Alur Pelayaran (Routeing of Ships) dan penyelenggaraan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (Aids to Navigation / AtoN), Telekomunikasi Pelayaran (Marine Telecommunications), serta layanan lalu lintas pelayaran / Vessel Traffic Services (VTS) merupakan hal yang sangat penting dalam mewujudkan keselamatan pelayaran dan tata kelola pelabuhan modern di pelabuhan Ambon.

Menurut kepala distrik navigasi ambon Ir. Andi Fiardi  yang diwakili kepala bidang SBNP dan Armada, Dr. Capt. Ari wibowo, penyelenggaraan kenavigasian untuk kepentingan keselamatan pelayaran tidak terbatas pada alur masuk pelabuhan atau wilayah perairan pelabuhan ambon, namun mencakup seluruh perairan maluku dan maluku utara serta perairan pendalaman hingga perairan pada zona ekonomi eksklusif dan pulau-pulau terdepan NKRI dimana antara lain membentang Alur Perlintasan, Alur Laut Kepulauan Indonesia (AKLI), Alur Lintas Transit dan Alur Lintas Damai bagi kapal.

Untuk itu, menurutnya penyelenggaraan sosialisasi kali ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pelayanan kenavigasian kepada masyarakat dengan mengikuti perkembangan teknologi saat ini yang kian berkembang pesat, termasuk teknologi keselamatan pelayaran, perlindungan lingkungan maritim di perairan Indonesia, sehingga menjamin kelancaran logistik serta tata kelola pelabuhan di ambon.

Baca juga: KPU Ambon Siapkan Alat Bantu Mencoblos untuk Tuna Netra di Pilkada 2024

Baca juga: Rawan Kecelakaan, Warga Minta Bangun Pembatas Jalan di Area Tanjakan Karpan Ambon

Terkait dengan hal tersebut, diperlukan adanya kolaborasi dengan Kementerian/Lembaga terkait guna meningkatkan keselamatan dan keamanan serta tata kelola pelabuhan ambon.

Sebagi informasi, sosialisasi ini menghadirkan Nara Sumber dari Direktorat perkapalan dan kepelautan melalui zoon, Amir Makbul, Distrik Navigasi kelas I Ambon, Dr. Capt. Ari wibowo, Kepala bidang lalulintas angkutan laut dan usaha pelabuhan, KSOP Kelas I Ambon, Iyan Ashari, Kepala seksi sertifikasi kapal KSOP Kelas I Ambon, William Tobias Fofid, Kepala bidang KBPP, KSOP Kelas I Ambon, Gunawan Perlindungan.

Sosialisasi ini dibuka oleh Plt. KSOP Kelas I Ambon, Ferra J. Alfaris menyampaikan bahwa sesuai Undang-Undang Republik Indonesia No.17 tahun 2008 tentang Pelayaran, maka keselamatan pelayaran tersebut ada 2 yaitu terkait dengan kelayakan kapal dan kenavigasian Kapal, dimana dapat dilihat SDM yg memiliki kualitas dan kompetensinya merupakan faktor Internal dan kenavigasian merupakan faktor eksternalnya, sosialisasi ini dihadiri oleh 62 instansi. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved