Minggu, 26 April 2026

Aksi Mogok Sopir Angkot

Dishub Maluku Penuhi Permintaan Sopir Angkot: Maxim Siap Dibekukan

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Maluku, Muhammad Malawat siap memenuhi permintaan dari para sopir angkot dengan membekukan Maxim.

Mesya Marasabessy
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Maluku, Muhammad Malawat saat bicara dengan para sopir angkot yang berdemonstrasi di Kantor Gubernur Maluku, Senin (30/9/2024). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Maluku, Muhammad Malawat akhirnya angkat bicara terkait aksi demonstrasi oleh sejumlah sopir angkot.

Malawat menegaskan, siap memenuhi permintaan dari para sopir angkot dengan membekukan transportasi online yaitu Maxim di Kota Ambon.

“Kami penuhi permintaan sopir angkot, untuk itu Maxim siap dibekukan,” kata Malawat, Senin (30/9/2024).

Pernyataan itu disampaikan setelah Malawat dituding sebagai pejabat pemerintah yang sering menyampaikan omong kosong.

Lantaran dua tahun berjalan, pihaknya tidak becus menyelesaikan persoalan dimaksud.

Baca juga: Sopir Angkot Mogok, Anak Sekolah Terlantar Tak Bisa Pulang

Baca juga: Mogok Narik, Ratusan Sopir Angkot Protes Keberadaan Transportasi Online di Ambon

Sementara itu, Sekretaris Asosiasi Sopir Angkota Kota (ASKA) Ambon, Tedy Nelwan mengatakan, keberadaan Maxim membuat pendapatan mereka semakin menurun.

Untuk itu, aspirasi ini harus disampaikan agar pemerintah bisa mengkaji kembali keberadaan Maxim.

“Maxim ini sudah sangat banyak sehingga kami yang sopir angkot ini sekarang sulit mendapatkan penumpang,” kata Nelwan dalam orasinya di halaman Lapangan Merdeka Ambon.

Pihaknya bahkan meminta agar Kepala Dinas Perhubungan Maluku, Muhammad Malawat dipecat dari jabatannya.

Karena dia dinilai tidak becus dalam mengatasi persoalan transportasi online di Ambon.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved