Update Harga Pasar
Sudah Tiga Hari, Harga Cabai di Namlea Maluku Naik Akibat Stok Menipis
Sudah tiga hari harga cabai di pasar Inpres Namlea, Kabupaten Buru, Maluku kembali naik, Selasa (17/9/2024).
Penulis: Zainal Ameth | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Zainal Ameth
NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM – Sudah tiga hari harga cabai di pasar Inpres Namlea, Kabupaten Buru, Maluku kembali naik, Selasa (17/9/2024).
Pantauan TribunAmbon.com dilokasi, harga cabai merah yang semula Rp80 ribu per kilogram kini melambung menjadi Rp90 ribu per kilogram.
Liri, salahsatu penjual mengungkapkan mengatakan, harga cabai naik karena stok kurang di pasar Inpres Namlea.
Hal itu disebabkan cabai dari kabupaten Buru kebanyakan dieksport ke kota Ambon.
Baca juga: Fluktuasi Harga Sejumlah Komoditi di Pasar Mardika: Tomat dan Cabai Rawit Meroket
Sehingga stok cabai di pasar Inpres Namlea menjadi kurang.
"Cabai sekarang banyak yang dibawa ke Ambon, jadi di sini stoknya kurang," jelas Liri.
Kendati demikian, harga cabai keriting masih bertahan di angka Rp80 ribu per kilogram, sama seperti tiga hari lalu.
Lemon cina juga ikut naik. Tiga hari yang Lalau masih dijual dengan harga Rp15 ribu perkilo, kini dijual Rp20 ribu perkilo.
Berbeda dengan cabai yang disebabkan karena ekspor ke kota lain, lemon cina justru karena cuaca panas yang melanda Kabupaten Buru selama satu bulan terakhir, sehingga kualitas buah menurun.
"Kalau lemon memang karena cuaca panas," tambahnya, " tambahnya.
| Sangat Mahal! Jelang Lebaran, Harga Cabai di Pasar Langgur Naik Jadi Rp 180 Ribu Per Kilo |
|
|---|
| Stok dan Harga Ikan di Maluku Tenggara Stabil Jelang Lebaran |
|
|---|
| Harga Ikan di Pasar Langgur Maluku Tenggara Masih Mahal, Akibat Cuaca Buruk |
|
|---|
| Update, Harga Sayur di Kota Ambon Stabil, Harga Ikan Melonjak |
|
|---|
| Mahalnya Harga Ikan di Pasar Langgur Maluku, Tiga Ekor Kecil Harganya 20 Ribu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Cabai-rawit-cabai-keriting-tt.jpg)