Ambon Hari Ini

SMA Kristen YPKPM Ambon Gelar Jalan Santai: Kampanye Bebas Plastik

Acara ini diadakan sebagai bagian dari menyongsong HUT Kota Ambon ke-449 dan HUT Gereja Protestan Maluku (GPM) ke-

Penulis: Maula Pelu | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Maula Pelu
Ratusan siswa SMA Kristen YPKPM Ambon jalan santai sekaligus kampanye bebas sampah, Kamis (5/9/2024) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Ratusan siswa, para guru, dan juga orang tua murid SMA Kristen YPKPM Ambon, menggelar jalan santai sekaligus mengkampanyekan gerakan bebas sampah plastik, Kamis (5/9/2024). 

Kegiatan ini juga untuk menyambut HUT ke-449 Kota Ambon dan HUT Gereja Protestan Maluku (GPM) ke-89. 

Pantauan TribunAmbon.com pukul 06.00 WIT, ratusan siswa bersama guru dan orang tua memulai kegiatan jalan santai dengan titik start dari SMA Kristen YPKPM Ambon yang berlokasi di Jln. Diponegoro, Kelurahan Ahusen, Kecamatan Sirimau, Ambon.

Mereka kemudian melintasi Jalan Imam Bonjol, Jalan DR. Setiabudi, hingga Jalan Jenderal A. Yani, sebelum akhirnya kembali ke sekolah.

Sambil berjalan, para peserta membawa satu spanduk besar bertuliskan, “Kampanye SMA Kristen YPKPM Ambon, Sekolah Bebas Sampah Plastik”, serta ratusan poster dengan berbagai slogan lingkungan. 

Beberapa di antaranya bertuliskan “Jaga Bumi, Stop Sampah Plastik”, “Bebas Plastik, Selamatkan Bumi”, dan “Satu Tindakan dan Satu Perubahan.” 

Jalan santai ini juga dimeriahkan dengan parade busana yang terbuat dari sampah plastik. 

Para siswa yang mengenakan busana tersebut tampil kreatif di antarkan mobil pick up. 

Pemanfaatan limbah plastik dalam membuat kostum, menambah daya tarik tersendiri dalam kampanye ini. 

Drum band sekolah juga turut mengiringi jalannya acara, memberikan semangat kepada peserta.

Baca juga: Olah TKP, Polisi Pasang Police Line di Lokasi Kebakaran Ruko Mardika Ambon

Baca juga: Duta Literasi Ajak Siswa SMA Negeri 3 Ambon Tingkatkan Minat Baca

Kepada TribunAmbon.com, Kepala SMA Kristen YPKPM Ambon, Dra. E. Laturiuw, M.Si katakan, bahwa kegiatan Kampanye seperti ini dilakukan untuk mendorong kesadaran bersama akan pengelolaan sampah plastik dengan baik. 

“Sekolah kami sudah terapkan kebijakan bebas sampah plastik dari 2019. Ini salah satu cara untuk menularkan kepada masyarakat agar dapat mendorong kesadaran akan pengelolaan sampah plastik dengan baik juga,” jelasnya. 

“Mengubah pikiran masyarakat tidak cukup hanya dengan bicara, tetapi dengan memberikan contoh. Sekolah kami memberikan contoh dengan menerapkan sistem bebas sampah plastik di sekolah. Juga membawa botol minum,”tambah Laturiuw.

Laturiuw berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi Kota Ambon. Agar kota ini dapat dengan asri dinikmati. 

“Harapan kami, kota ini bisa menjadi lebih indah dan asri. Semoga langkah kecil ini dapat membawa perubahan besar,” tutupnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved