Siap Bertransformasi Jadi Universitas, Rektor IAKN Harap Hadiah Terbaik Jokowi Bagi Umat Kristen
Rektor IAKN Agama Ambon, Prof. Dr. Yance Z. Rumahuru harap perubahan status ke Universitas dilakukan disisa masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Tanita Pattiasina
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon telah memenuhi sejumlah persyaratan untuk bertransformasi menjadi Universitas.
"IAKN Ambon telah memenuhi persyaratan perundangan-undangan, maka IAKN Ambon akan menjadi Universitas Kristen Negeri pertama di Indonesia," ungkap Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon, Prof. Dr. Yance Z. Rumahuru saat diwawancarai TribunAmbon.com, Senin (19/8/2024).
Dirinya berharap transformasi ini dapat dilakukan meski waktu efektif masa pemerintahan Presiden Jokowi tersisa dua bulan.
Dikatakan, hal itu akan menjadi kado terbaik dari Presiden Jokowi kepada umat Kristen terkhususnya dalam bidang pendidikan.
"Sekalipun tersisa 2 bulan efektif masa pemerintahan transisi, kami berharap ini bisa diwujudkan dan ditandatangani oleh Jokowi sebagai hadiah bagi masyarakat Kristen Indonesia," harap Rektor.
Baca juga: Rektor Optimis IAKN Ambon Naik Status Jadi Universitas Kristen Negeri Pertama di Indonesia
Baca juga: IAKN Ambon Siap Bertransformasi Jadi UKN Pertama di Indonesia
Dijelaskan, peningkatan status penting terhadap pemerataan pembangunan sumber daya manusia.
Misalnya, sudah ada sejumlah Universitas Islam Negeri Indonesia, juga sudah ada Universitas Hindu Negeri di Bali.
Sehingga IAKN bakal menjadi Universitas Kristen Negeri pertama di Indonesia.
"Mengapa ini penting, ini bagian dari komitmen pemerintah untuk pentingnya ada pemerataan pendidikan dan Perguruan Tinggi level Universitas Negeri berbasis agama yang merata di Indonesia," jelasnya.
Dikatakan lebih lanjut, IAKN berkomitmen menjadikan kan Perguruan Tinggi aebagai kekuatan di Daerah dalam hal pengembangan pendidikan yang berkarakter.
Pasalnya, IAKN tidak hanya berfokus pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga dibarengi dengan iman dan ketakwaan setiap mahasiswa.
"Mahasiswa tidak hanya memiliki pengetahuan tetapi juga karakter atau iman dan ketakwaan, itu menjadi sesuatu yang sangat penting," ujarnya.
Hal itu dinilainya menjadi bagian dari membangun SDM Maluku pasca konflik sosial.
"Transformasi kelembagaan sebagai bagian dari upaya menjawab salah satu aspek dari recovery maluku pasca konflik dengan membangun SDM yang baik. Melalui SDM yang baik orang berpikir lebih baik dan bisa mengembangkan Maluku maju seperti daerah lain di Indonesia," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/IAKN.jpg)