PMII Rusak Fasilitas

Ini Klarifikasi Ketua Rombongan PMII Ambon Soal Protes Hingga Perusakan Fasilitas Pelabuhan

Dimana, ada sekitar 100 lebih anggota PMII dari Kota Ambon yang akan berangkat ke Jakarta untuk mengikuti Musyawarah Pimpinan Nasional.

Penulis: Mesya Marasabessy | Editor: Fandi Wattimena
Istimewa
Puluhan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) merusak sejumlah fasilitas di ruang tunggu Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, Kamis (8/8/2024) Dini hari. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Ketua rombongan Kongres PMII Cabang Ambon, Sahril Muslih klarifikasi terkait aksi protes hingga perusakan fasilitas umum di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon oleh peserta rombongannya, Kamis (8/8/2024) dini hari.

Dikatakan, aksi itu terjadi lantaran Pelni tidak mengindahkan upaya negosiasi mereka terkait tarif tiket.

Dimana, ada sekitar 100 lebih anggota PMII dari Kota Ambon yang akan berangkat ke Jakarta untuk mengikuti Musyawarah Pimpinan Nasional.

Total tarif tiket yang dikenakan untuk mereka yakni Rp 28,7 juta.

Sementara, PMII hanya mampu membayar Rp 6 juta dengan jaminan KTP untuk sisanya nanti dilunasi setelah kegiatan.

Menurut Sahril, negosiasi serupa juga pernah dilakukan pada tahun 2023 lalu dan berhasil.

Namun herannya, kali ini Pelni tidak mengindahkan negosiasi itu meski telah diusahakan sedemikian rupa.

Baca juga: Dicegat Karena Tak Punya Tiket, Anggota PMII Malah Rusak Fasilitas Umum di Pelabuhan Ambon

“Rencana berangkat itu kan sekitar pukul 03.00 dini hari jadi kita datang itu sekitar 23.00 WIT, lalu kita datang untuk coba nego dengan Pelni karena waktu kegiatan musyawarah pimpinan nasional itu kita sudah pernah nego tiket seperti itu jadi kenapa tahun ini agak lain kenapa tidak bisa nego,” kata Sahril kepada TribunAmbon.com, Jumat (9/8/2024) siang.

Lanjutnya, negosiasi terus dilakukan hingga akhirnya kapal meninggalkan pelabuhan.

Saat itu, mereka langsung demo dengan gerakan yang cukup anarkis.

“Itu ada ibu-ibu yang di lokasi bilang kalau kepala Pelni sekarang ini sifatnya agak lain makanya mereka bilang kita harus demo dan terjadilah aksi agak anarkis itu,” tandasnya.

Diberitakan, Puluhan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) diduga merusak sejumlah fasilitas ruang tunggu Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, Kamis (8/8/2024) dini hari.

Aksi itu terekam dan videonya beredar di sejumlah grup WhatsApp.

Terlihat dalam video, para mahasiswa itu melempari kaca-kaca dan membanting bangku yang berada tepat di depan ruang tunggu penumpang.

Sementara petugas keamanan berusaha melerai namun tak berhasil mencegat aksi pengerusakan itu. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved