Ambon Hari Ini
Harga Melonjak Naik, Pemkot Ambon Beri Subsidi Belanja Ikan di Pasar Mardika dan Pasar Batu Merah
Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mensubsidi sejumlah jenis ikan di Pasar Mardika dan Pasar Batu Merah Ambon.
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mensubsidi sejumlah jenis ikan di Pasar Mardika dan Pasar Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Kamis (8/8/2024).
Terpantau para pedagang menjual ikan hanya dengan harga Rp. 15 ribu per tumpuk.
Harga tersebut turun dari normalnya Rp. 20 ribu lantaran mendapat subsidi dari pemerintah.
Baca juga: Harga Ikan di Maluku Tenggara Murah, Hanya Rp 2 Ribuan Per Ekor
Sementara untuk harga jual ikan Rp. 50 ribu, disubsidi Rp. 20 ribu sehingga pedagang menjual dengan harga Rp.30 ribu.
Salah seorang pedagang, Merry Gasperz mengatakan bahwa, ikan Tatari dijual Rp. 15 ribu per 10 ekor dan ikan Momar berukuran besar dijual juga dengan harga yang sama per 5 ekor.
"Ini ada ikan Tatari 10 ekor Rp. 15 ribu, kalau ikan Momar 5 ekor Rp. 15 ribu. Kami dapat subsidi jadi jual murah, normalnya Rp. 20 ribu," paparnya.
Lanjutnya, harga ikan saat ini cukup tinggi. Ikan Momar dibelinya dari nelayan senilai Rp. 750 ribu per loyang.
Sedangkan ikan Tatari Rp. 650 ribu.
"Harga ikan masih cukup tinggi di Pasar," cetusnya.
Kepala Dinas Perikanan Kota Ambon, Feberien Maail saat ditemui TribunAmbon.com menjelaskan subsidi dilakukan tujuannya untuk menekan harga pasar sehingga mencegah inflasi.
"Tujuannya mengendalikan inflasi, ikan ini salah satu komponen penyumbang inflasi karena merupakan bahan yang sering dikonsumsi. Jika harganya naik maka sangat berpengaruh dengan tingkat inflasi," ungkapnya, Kamis (8/8/2024).
Ia mengatakan, program ini dijalankan sejak pukul 08.30 WIT hingga pukul 11.00 WIT pada pekan pertama dan ketiga saat harga ikan melonjak di pasaran,
"Kami mau mensubsidi harga seketika saja, karena kita tidak bisa subsidi dari pagi sampai malam. Jadi pada prime time saja," jelasnya.
Meski demikian, diakuinya ada keterbatasan dari program subsidi ini.
Yakni terbatas pada komoditas tertentu dan tidak semua pedagang kebagian subsidi tersebut.
"Ini kami lakukan supaya ada penekanan terhadap harga, tapi kita hanya subsidi komoditi momar, lema dan kawalinya. Ada sekitar 30an pedagang yang disubsidi di Pasar Mardika dan Pasar Batu Merah," tandasnya.
| Tak Kantongi Izin, 15 Lapak di Jalan Ir. Putuhena Ambon di Bongkar |
|
|---|
| Kasus Lompat di JMP Ambon Meningkat, Psikolog: Banyak Laki-laki Menyimpan Beban Hidup Sendirian |
|
|---|
| Sengketa Lahan Eks Hotel Anggrek, BPN Beberkan Data Kepemilikan Eigendom 243 Bukan Milik Sahurila |
|
|---|
| Diduga Ugal-ugalan, Angkot Jurusan Hatu Terbalik di Hative Besar, Satu Penumpang Tewas |
|
|---|
| 5 Bulan Terakhir 4 Orang Lompat dari JMP Ambon, Polisi Ungkap Motif Kasus Terakhir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Penjual-ikan-subsidi-b.jpg)