Ambon Hari Ini
Pemerintah Rumah Tiga Surati BWS hingga Pemkot Ambon Minta Tangani Erosi Sungai: Tak Ditanggapi
Surat tersebut ditujukan kepada PJ. Walikota Ambon, Bappeda Litbang Kota Ambon, Dinas PUPR Kota Ambon, Balai Wilayah
Penulis: Maula Pelu | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM -Sudah satu bulan sejak Pemerintah Negeri Rumah Tiga mengirimkan surat permohonan bantuan untuk penanganan erosi tebing sungai Wailela, namun hingga kini tidak satu pun instansi yang memberikan respon.
Surat tersebut ditujukan kepada PJ. Walikota Ambon, Bappeda Litbang Kota Ambon, Dinas PUPR Kota Ambon, Balai Wilayah Sungai Maluku, BPBD Kota Ambon, dan Kecamatan Teluk Ambon sejak Senin (10/6/2024).
"Sampai saat ini, kami dari pemerintah negeri belum mendapatkan tanggapan apa-apa,” kata Kepala Pemerintah Negeri Rumah Tiga, S. Ridwan Para kepada TribunAmbon.com, Rabu (10/7/2024).
Lanjut Ridwan, pihaknya akan kembali mengecek ulang surat tersebut di instansi yang dituju.
“Sudah 30 hari, akan kami cek kembali ke instansi terkait,” jelasnya.
Baca juga: Punya Enbal, Bappenas Sebut Seharusnya Maluku Tenggara Tak Perlu Impor Beras
Baca juga: DPC Tiara Kusuma Kota Ambon Resmi Dilantik, Harap Tingkatkan Ekonomi Industri Kecantikan
Dengan harapan agar erosi tebing sungai Wailela dapat dibangun talud.
“Surat yang dimasukan itu, pemerintah Negeri Rumah Tiga mengharapkan, agar Talud dapat segerah diperbaiki. Sebab Warga di RW 1 sudah 2 tahun ini sulit beraktivitas karena akses jalan putus, rumah terkikis dan hanyutnya makam warga,” harapannya.
Diberitakan sebelumnya, bahwa upaya yang dilakukan Pemerintah Negeri Rumah Tiga, adalah tahun ketiga sejak 2022 terjadi abrasi yang diakibatkan dari aliran sungai.
Dampaknya ialah terkikisnya Rumah, jalan, dan makam yang berada di sepanjang aliran sungai.
Sejumlah upaya antisipasi hingga penanganan darurat juga telah dilakukan, namun itu tidak bertahan lama menyusul curah hujan tinggi.
Pemerintah juga langsung meminta bantua terhadap beberapa instansi, namun masih dengan kondisi yang sama. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.