Harga Pisang di Pasar Namlea

Harga Sembako Naik Ikut Pengaruhi Harga Pisang di Pasar Inpres Namlea Maluku

Pisang raja, salah satu jenis pisang yang populer, dijual mulai dari Rp10 ribu untuk satu ikat kecil di Pasar Namlea, Buru, Maluku.

Penulis: Zainal Ameth | Editor: Tanita Pattiasina
Zainal ameth
Update harga pisang di pasar Inpres Namlea, Kabupaten Buru, Maluku, Kamis (4/7/2024). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Zainal Ameth

NAMLEA, TRIBUNAMBON - Di Pasar Inpres Namlea, Kabupaten Buru, Maluku, harga pisang dilaporkan mengalami kenaikan pada Kamis (4/7/2024).

Berbagai jenis pisang yang tersedia di pasar tersebut kini dijual dengan harga yang bervariasi sesuai ukuran dan jenisnya.

Pisang raja, salah satu jenis pisang yang populer, dijual mulai dari Rp10 ribu untuk satu ikat kecil.

Baca juga: Update Harga Bumbu Dapur di Namlea Maluku Per 5 Juli 2024, Halia Dijual Rp50 Ribu Per Kilo

Baca juga: Kondisi Jalan Danau Rana Namlea Memprihatinkan, Padahal Dekat Kantor Bupati Buru Maluku 

Untuk ikat yang lebih besar, harganya bisa mencapai hingga Rp50 ribu.

Beberapa pedagang juga menawarkan tiga sikat pisang raja dengan harga Rp10 ribu, tergantung pada ukuran pisang tersebut.

Pisang abu-abu, jenis pisang lainnya yang juga banyak diminati, dijual dengan harga berkisar antara Rp25 ribu hingga Rp50 ribu per ikat, tergantung dari ukurannya.

Sebelumnya, harga pengambilan pisang abu-abu satu tandan hanya sekitar Rp50 ribu, namun kini naik menjadi Rp60 ribu hingga Rp70 ribu.

Untuk pengambilan dalam jumlah besar, harganya bisa mencapai Rp100 ribu, tergantung pada ukuran tandannya.

Kenaikan harga ini terjadi seiring dengan lonjakan harga bahan pokok lainnya, yang turut mempengaruhi harga pisang di pasar.

Pisang yang dijual di pasar ini sebagian besar didatangkan dari wilayah Aerbuaya.

"Kalau harga pisang naik sudah dari beberapa Minggu kemarin, karena beberapa bahan pokok juga naik," kata Pisa, salah satu Penjual pisang.

Ia menambahkan, belum bisa memprediksi kapan harga pisang mulai normal kembali.

Dikarenakan cuaca yang tidak menentu, sehingga bisa saja harga pisang akan bertahan lama.

"Karena cuaca sakrang ada buruk, jadi kami belum bisa tau kapan harga akan kembali normal," tambahnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved