Kamis, 23 April 2026

Ambon Hari Ini

Hindari Gagal Panen, Petani di Ambon Terima Bantuan Screen House dari Pemerintah

Penjabat Wali Kota Ambon, Dominggus Kaya saat menyerahkan bantuan itu menjelaskan, bantuan yang diberikan bagi petani guna menghindari gagal panen.

Ist
Penjabat Wali Kota Ambon, Dominggus Kaya saat menyerahkan bantuan itu menjelaskan, bantuan yang diberikan bagi petani guna menghindari gagal panen. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Sejumlah petani di kawasan sentra produksi sayuran Negeri Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon menerima bantuan screen house atau bangunan yang terbuat dari plastik atau kaca yang digunakan untuk melindungi serangan hama dalam proses pertanian.

Bantuan itu merupakan kerjasama antara Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Maluku, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Maluku.

Penjabat Wali Kota Ambon, Dominggus Kaya saat menyerahkan bantuan itu menjelaskan, bantuan yang diberikan bagi petani guna menghindari gagal panen.

Baca juga: Waduh, Inflasi Kota Ambon Tinggi Urutan Pertama se-Indonesia

"Kami dari Pemkot Ambon sebagai yang punya warga, petani, tentunya berterima kasih kepada pimpinan Bl dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku karena telah membantu petani. Itu bagian tindakan pengendalian inflasi guna menghindari gagal panen," kata Kaya melalui pers rilis yang diterima TribunAmbon.com, Rabu (12/6/2024).

Menurutnya, jika terjadi stok rendah hingga gagal panen, maka pemerintah akan kesulitan mengendalikan inflasi yang berdampak pada kenaikan harga di pasaran.

"Jika stok kita turun atau rendah atau bisa saja gagal panen, maka kita susah mengendalikan inflasi, harga naik, dan kita akan kesulitan dalam banyak hal, itu efek berantainya cukup banyak," bebernya.

Kaya menambahkan, terkait inflasi kota Ambon yang tinggi mencapai 4,61 persen, pihaknya akan mengadakan Rapat Koordinasi Terpadu, guna melakukan langkah - langkah pengendalian.

Adapun total 500 roll screen house yang diberikan kepada petani yang dapat menutup lahan seluas 3,25 hektar.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved