Info Daerah

Ciptakan Kemandirian Pangan dan Penghijauan, Ratusan Siswa di Saparua Galakkan Gerakan Tanam Cabai

Penjabat Bupati Maluku Tengah Rakib Sahubawa kepada wartawan mengatakan, Gerakan Tanam Cabai dan Penghijauan di sekolah dilakukan di lingkungan sekola

Penulis: Lukman Mukadar | Editor: Fandi Wattimena
Sumber; Istimewa
Gerakan tanam Cabai kembali digalakkan Lingkungan SD-SMP di Kecamatan Saparua dan Saparua Timur, Selasa (14/5/2024). 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Lukman Mukaddar

MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Ratusan Sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMP hingga SMP di Pulau Saparua menggalakkan gerakan tanam cabai yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (14/5/2024).

Penjabat Bupati Maluku Tengah Rakib Sahubawa kepada wartawan mengatakan, Gerakan Tanam Cabai dan Penghijauan di sekolah dilakukan di lingkungan sekolah sebagai upaya kemandirian pangan sekaligus upaya pengendalian inflasi.

“Kita tahu bersama bahwa program penanaman cabai di pekarangan ini merupakan kelanjutan yang sudah pernah dilakukan di sejumlah area perkantoran maupun di pekarangan perumahan ASN dengan tujuan untuk membantu penyediaan cabai secara berkelanjutan di tingkat rumah tangga dan mengatasi gejolak harga cabai yang terjadi di pasar,” kata Sahubawa.

Menurutnya, hal itu juga untuk menjaga ketersediaan bahan pangan yang diharapkan melalui gerakan ini dapat mengoptimalkan pemanfaatan lahan sekolah untuk hal produktif.

Baca juga: Menuju Indonesia Emas, FEB UKSW Gelar Studium Generale Bersama Wamendes PDTT

Baca juga: Efektifkan Program Guru Penggerak, Kadis Pendidikan Malteng Temui 498 Pengajar di Saparua

“Oleh karena itu, kegiatan penghijauan dengan penanaman pohon ini untuk bagaimana memaknai kepedulian terhadap menjaga lingkungan. Rasa cinta ke lingkungan bisa dimulai dari hal yang kecil, salah satunya dengan menanam pohon,” kata dia.

Ia menambahkan bahwa program penghijauan ini merupakan salah satu usaha untuk menuju suatu perubahan dengan menjadikan lingkungan di sekitar sekolah menjadi tampak hijau, asri, dan indah.

“Ke depan diharapkan dapat membuat para siswa bisa merasa nyaman saat berada di lingkungan sekolah,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved