Info Daerah
Djalaludin Salampessy Didemo Buntut Pergantian 22 Kepsek di Kabupaten Buru
Pergantian 22 kepala sekolah yang dilakukan Bupati Buru, Kamis (04/04/2024).
Penulis: Zainal Ameth | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Zainal Ameth
NAMLEA, TRIBUNAMBON.COM - Sejumlah pemuda yang mengatasnamakan Semi Parlemen berdemonstrasi di depan kantor DPRD Buru. Kamis (4/4/2024).
Aksi unjuk rasa itu menyikapi pergantian 22 kepala sekolah oleh Penjabat Bupati Buru, Djalaludin Salampessy.
Dalam aksinya, mereka berorasi secara bergantian menyampaikan tuntutan aksi hingga mempertanyakan kebijakan tersebut.
"Kami berdemonstrasi terkait pergantian 22 kepala sekolah di Kabupaten Buru yang dilakukan saudara Djalaludin Salampessy," Kata Rifandi Makatita kepada TribunAmbon, Kamis.
Baca juga: Tertangkap Pakai Bom Ikan saat Melaut, 4 Nelayan di Sulsel Ini Terancam Hukuman Mati
Baca juga: Jika Ditawari Jadi Menteri di Pemerintahan Selanjutnya, Mahfud: Ndak Boleh Tanya Begitu ke Saya
Menurutnya, kebijakan Salampessy menyalahi aturan, apalagi tidak ada legalitas terkait hal itu.
"Surat Kemendagri terkait dengan pergantian kepala sekolah sampai saat ini belum ada pergantian kepala sekolah. Ada langkah lain yang harus diambil untuk minindak lebih lanjut," tegasnya.
Dia pun meminta DPRD Kabupaten Buru mengevaluasi Salampessy terkait pergantian 22 Kepala Sekolah.
"Kami mendatangi kantor DPRD Kabupaten Buru agar segerah mengevaluasi Saudara Djalaludin Salampessy dalam pengambilan keputusan menganti 22 kepala sekolah yang ada di kabupaten Buru," lanjutnya.
"Terkait pergantian kepala sekolah di desa batu jungku tentunya musti ada mekanisme-mekanisme yang harus diatur, mulai dari penilaian guru-guru untuk melihat tanggung jawab dan kinerja kepala sekolah saat ini," tandasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Kepsek-Demo-Parlemen.jpg)