Info Daerah
Kendala Keterbatasan Mobil Pemadam Kebakaran, Damkar Malra Sampaikan Permintaan Maaf
Kebakaran terjadi di Jalan SD Inpres Wearlilir, Kecamatan Kei Kecil Malra, yang mengakibatkan isi rumah ludes terbakar akibat dari arus pendek listrik
Penulis: Megarivera Renyaan | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan
LANGGUR, TRIBUNAMBON.COM - Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) A Rahman Madubun meminta maaf atas keterlambatan mobil Damkar datang ke lokasi kebakaran, Selasa (19/3/2024) malam.
Kebakaran terjadi di Jalan SD Inpres Wearlilir, Kecamatan Kei Kecil Malra, yang mengakibatkan satu rumah ludes terbakar.
"Kami meminta maaf karena satu-satunya mobil Damkar Malra sedang mengalami gangguan teknis, sehingga saya meminta bantuan dari Damkar Kota Tual," ucapnya saat ditemui TribunAmbon.com, di ruang kerjanya, Rabu (20/3/2024).
Madubun mengakui memang ada keterlambatan armada bantuan mengingat lokasinya agak jauh dari Kota Tual.
Baca juga: Pemda Dilarang Gelontorkan Bansos Jelang Pilkada 2024, Bakal Ada Aturannya
Baca juga: Imbau Media Cegah Sebar Hoaks, Menko Polhukam: Jaga Kondusivitas saat Ini
Namun pihaknya saat mendapatkan informasi dari salah satu warga langsung mengirimkan beberapa mobil air langganan, sebagai langkah antisipatif memadamkan api sambil menunggu bantuan.
"Berhubung kami belum memiliki alat pelindung diri (APD) sehingga petugas kami dikira masyarakat sekitar maklum sebagai OPD bungsu yang baru terbentuk tahun 2023 banyak kekurangan sarana dan prasarana yang kami emban karena memulai dari awal tanpa dibekali apa-apa," ungkapnya.
Jadi langkah mitigasi sudah kami ambil dari awal saat menerima laporan masyarakat.
Madubun menjelaskan, jumlah personel yang ada di Damkar Malra ini hanya 24 orang masih sangat kurang untuk ukuran 190 Ohoi (Desa) dan 11 kecamatan.
"Kedepannya kami akan berusaha menambah sumber daya aparatur maupun saran prasarana, sekali lagi kami meminta maaf selaku aparatur yang memberikan pelayanan dasar kepada masyarakat," pungkasnya.
Untuk diketahui, Damkar merupakan dinas yang baru terbentuk di tahun 2023, dan merupakan pecahan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/2032024-Rahman-Madubun.jpg)