Pemilu 2024

Hari Ini Pleno Penetapan KPU Malra, Warga Blokade Akses Jalan ke Kota Tual

Aksi blokade itu dilakukan warga mulai dari kawasan Mangga Dua, hingga depan Hotel Dragon Kawasan Ohoibun, Kabupaten Malra.

|
Penulis: Megarivera Renyaan | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com / Megarivera Renyaan
KOTA TUAL: Blokade jalan di seputaran RS Hati Kudus Langgur, aktivitas ke Kota Tual lumpuh total, Selasa (12/3/2024) 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan

LANGGUR, TRIBUNAMBON.COM - Sejumlah ruas jalan di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) diblokade.

Aksi blokade itu dilakukan warga mulai dari kawasan Mangga Dua, hingga depan Hotel Dragon Kawasan Ohoibun, Kabupaten Malra.

Pantauan TribunAmbon.com, Selasa (12/3/2024), pukul 09.39 WIT, dua ruas jalan utama diblokade warga, mulai dari pertigaan pangkalan TNI AD Lanud Dumatubun Langgur menggunakan kayu dan bambu.

Sementara, tepat di tengah pertigaan kepulan asap berhembus dari ban dan kayu yang dibakar oleh warga, batu-batu dan pecahan botol pun berhamburan di tengah jalan.

Akibatnya, arus lalu lintas dari Langgur ke Kota Tual pun lumpuh total.

Deka, salah satu warga yang bermukim di kawasan tersebut menuturkan, blokade jalan ini terjadi sejak tadi malam.

"Pukul 23.00 WIT jalan kami tutup, salah satu warga kami diancam orang tidak dikenal imbas dari ketidakpuasan terhadap Pleno penetapan yang dijadwalkan berlangsung hari ini," ucapnya.

Akses jalan itu, lanjutnya, dilakukan agar mengantisipasi tindakan anarkis yang dinilai berpotensi terjadi pada saat penetapan tingkat kabupaten.

Baca juga: KPU Malra Upayakan Pleno Rekapitulasi Suara Tingkat Kabupaten Berakhir Sesuai Target

"Ini murni tindakan pengamanan kawasan masing-masing dari kericuhan yang bisa terjadi kapan saja," imbuhnya.

Dia menuturkan, Pemilu 2024 ini terburuk.

Jika KPU bekerja sesuai mekanisme, maka tentu tidak akan ada reaksi seperti ini.

"Masyarakat juga tidak akan dikorbankan demi kepentingan segelintir orang," imbuhnya.

Salah seorang pengendara, Fajar mengaku, blokade jalan ini merugikan pengendara.

"Katong (red: kita) mau jalan bagaimana ditutup, mau aktivitas bagaimana seng bisa, sekarang harus lewat mana semua akses jalan diblokade, memaksa masuk pasti ribut, terpaksa balik saja supaya aman," kesalnya.

Untuk diketahui, blokade jalan warga dimulai dari depan pangkalan TNI AD Lanud Dumatubun Langgur, berlanjut di depan RS Hati Kudus Langgur dan depan Hotel Dragon kawasan ohoibun.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved