Harga Beras Naik

Harga Beras Naik, Pedagang Nasi Kuning di Watdek Maluku Tenggara: Ini Berat Bagi Kami

Naiknya harga beras di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) pasca Pemilu 2024 berimbas langsung pada pedagang makanan, salah satunya pedagang nasi kuning

Megarivera Renyaan
Rahma pedagang nasi kuning di Watdek, Malra keluhkan kenaikan harga beras yang berimbas pada omset penjualan, Rabu (28/2/2024). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan

LANGGUR, TRIBUNAMBON.COM - Naiknya harga beras di Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) pasca Pemilu 2024 berimbas langsung pada pedagang makanan.

Salah satunya dirasakan Rahma (50), salah satu pedagang Nasi Kuning di kawasan Watdek.

Ia lagi-lagi harus mengelus dada karena kebijakan pemerintah yang dahulu konon pro pada wong cilik kini hanya jargon pemanis.

Pasalnya, sebelum naik harga beras masih cukup terjangkau bagi pedagang yakni di angka Rp. 13 ribu per kilo, namun melonjak menjadi Rp. 17 ribu atau naik Rp. 4 ribu rupiah.

"Kenaikan Harga ini berat, biasanya kami membeli beras dengan harga yang agak murah kini malah melonjak dengan selisih harga Rp. 4 ribu rupiah," ucapnya, saat diwawancarai TribunAmbon.com, Rabu (28/2/2024) Malam.

Jadinya, kata dia, omset sehari yang biasanya menyentuh Rp. 1 juta turun drastis menjadi Rp. 700 ribu, turun selisih Rp. 300 ribu.

Angka tersebut, menurutnya jauh dari omset biasanya kala harga beras masih normal.

"Dalam sehari beras yang dihabiskan untuk berjualan mencapai 40 kilo dengan rincian, 20 kilo untuk pagi dan 20 kilo untuk malam," katanya.

Lanjutnya, sebelum naik biasanya per karung ukuran 18 kilo Rp. 230 ribu sekarang Rp. 280 ribu.

Meski harga naik namun Ia tidak bisa mengurangi porsi makanan. Apalagi nasi menjadi primadona utama dalam jualannya. Ia pun harus berputar otak agar makanannya tetap laku.

"Saya pernah naikan harga Rp. 12 ribu per porsi, pembeli ngeluh seng (tidak) ada uang kecil, akhirnya harga kita normalkan kembali Rp. 10 ribu untuk satu porsi nasi kuning," tukasnya.

Ia berharap Pemerintah bisa melihat pedagang kecil yang berjuang berjualan di pinggir jalan ini.

"Kalau bisa Pak Presiden harga beras jangan naik lay kah itu saja katong (kami) pung permintaan," pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved