Jumat, 5 Juni 2026

Info Kesehatan

Simak 5 Manfaat Daun Pecah Beling tuk Kesehatan serta Cara Mengkonsumsinya

Tiap daerah di Nusantara punya penyebutan yang berbeda-beda untuk tanaman in

Tayang:
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Jenderal Louis
Daun Pecah Beling 

Untuk meringankan infeksi kulit, pastikan kamu juga ikuti anjuran pengobatan dari dokter selain mengonsumsi daun pecah beling.

2. Mengatasi diare

Kamu bisa mengonsumsi daun Pecah Beling untuk mengatasi diare. 

Hal ini berkat sifat antibakteri yang ada di daun Pecah Beling, diketahui bisa membantu mengatasi diare akibat infeksi bakteri Escherichia coli (E. coli).

Selain itu, pastikan kamu juga perbanyak minum air putih agar tidak dehidrasi dan perbanyak konsumsi makanan rendah serat untuk mengurangi jumlah tinja yang diproduksi tubuh.

3. Menurunkan kadar gula darah

Daun Pecah Beling dipercaya bisa jadi alternatif pengobatan herbal untuk penderita diabetes tipe 1 dan diabetes tipe 2.

Senyawa tanaman pada daun Pecah Beling dapat menghambat kerja enzim alfa-glukosidase yang berperan dalam penyerapan gula darah. 

Sensitivitas insulin pun juga bisa meningkat dengan konsumsi daun ini.

Manfaat daun Pecah Beling yang satu ini tentu bisa menjadi lebih maksimal bila dibarengi dengan memperhatikan asupan dan porsi makanan yang dikonsumsi, rutin berolahraga, mencukupi waktu istirahat, dan mengelola stres dengan baik.

4. Menangani batu ginjal

Obat herbal satu ini sering dimanfaatkan untuk menangani batu ginjal. Senyawa dalam daun Pecah Beling dipercaya mampu memecah batu ginjal menjadi lebih kecil, sehingga tidak menyumbat saluran kemih dan bisa mengalir keluar melalui urine dengan mudah.

Barengi konsumsi daun Pecah Beling dengan perawatan rumahan lainnya, seperti minum air putih yang cukup, minum perasan air lemon, hindari minuman bersoda, serta batasi makanan tinggi garam.

5. Mencegah kanker

Daun Pecah Beling juga diketahui punya sifat antikanker yang dapat mencegah beberapa jenis kanker, seperti kanker payudara, kanker hati, atau kanker usus besar. 

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved